Latest Entries »

Sahabatku yang Kurindu

 

 

Sahabatku ……..

Kau adalah bintang

Kadang kau bercahaya

Kadang kaau menghilang

Tek berbekas

 

Sahabatku ……..

Kau sebatang lilin

Dengan cahaya redupmu

Menerangi alam

Kadang kau mati

Membuatku hilang kendali

 

Sahabatku …….. sahabat sejatiku

Yang selalu menghiburku

Dengan sejuta makna

Dengan sejuta warna

Di kala duka menyelimuti hati

Di kala lara menari-nari

Tiada henti

 

Medan, 1 Agutus 2010

Papanori

 

Dalam  rangka menyambut Hari  Kemerdekaan RI  tahun 2017 dan

Ulang Tahun ke IX Surat Kabar Umum haba Rakyat menyelenggarakan

Lomba Cipta Cerpen dan Cipta Puisi

bagi Pelajar SD/ MIN, SMP/ MTS, dan SMA/MA se-Aceh

Persyaratan  lomba

  1. Pelajar SD/MIN, SMP/MTS, dan SMA/MA se-Aceh
  2. Panjang puisi minimal 4 bait dan maksimal 8 bait (puisi)
  3. Panjang cerpen  minimal 1,5 hlm dan maksimal 4 hlm
  4. Jumlah baris seluruhnya tidak lebih dari 33 baris termasuk judul (puisi)
  5. Tema, Judul, dan persajakan/rima bebas, tidak mengandung sara
  6. Naskah diketik dan  karangan sendiri dengan ukuran folio, spasi rangkap (boleh 2 buah) dan  belum pernah dipublikasikan di media.
  7. Sudut kanan atas ketikkan Lomba Cipta Cerpen atau Lomba Cipta Puisi SKU haba Rakyat dan kirimkan naskah dengan menyertakan foto diri, nama  pengarang, kelas, alamat sekolah lengkap,  atau lainnya ke alamat redaksi dengan email

To : bicara_rakyat@yahoo.com  dan  CC: papanori29@yahoo.com

  1. Naskah sudah diterima redaksi paling lambat 31 Oktober 2017
  2. Naskah yang telah masuk menjadi hak redaksi
  3. Bagi naskah yang masuk, tetapi tidak juara, namun layak untuk diterbitkan, maka redaksi berhak menerbitkannya
  4. Tiap 40 pemenang untuk masing-masing tingkatan, akan dipanggil ke Redaksi SKU haba Rakyat untuk menentukan puisi / cerpen terbaik.

Salam Redaksi

 

 

Euis, Sang Juara Ingin Jadi Wartawan

foto-euis

Euis (ketiga kiri) tengah melakukan wawancara bersama seorang warga desa Uteun Bayi Lhokseumawe

 

Gadis kawan kita ini memang terlahir sebagai anak bontot dan memiliki postur ukuran lebih kecil bila dibandingkan ketiga saudara lelakinya Endang Ginong Pratidina yang bekerja di Farmasi Medan, Gilang Ramadhan Mulya kuliah di akper Bukit Rata, Wildan Zaqqi sedang magang di PIM yang kesemuanya tinggi-tinggi. Tetapi, jangan ditanya kalau soal prestasi. Bicara prestasi, dialah jagoannya. Nggak cuma di tingkat kecamatan, bahkan sampai ke tingkat nasional pun ia raih. Juaranya pun seabrek. Terkadang berdecak kagum kita dibuatnya. Cek ilee ………..!!

Anak bungsu dari empat bersaudara ini memiliki nama lengkap Euis Putri Rahmadhani bercita – cita menjadi seorang  wartawan. Putri pasangan dari ibu  Nurmasyitah dan ayah Mulyo Zubir, S.Pd saat ini ia masih aktif sebagai siswi SMP Arun kelas IX. Kesehariannya baik di sekolah atau di tempat tinggalnya, orangnya mudah bergaul, tekun menggeluti bidang tugasnya, dan mampu menjadi teladan bagi rekan-rekannya, begitu ungkapnya pada haba Rakyat, Kamis (15/12) siang ketika berbincang-bincang di sekolahnya.

Kalau ngomong sama Kak Euis (sapaan akrabnya), Pak, nyambung, dia nggak bertele-tele, pokoknya sedeplah. Lagian, Pak, dia suka membaca dan menulis bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, ucap adik kelasnya Umma dan Syifa bergantian.

Euis telah mengukirkan namanya bahkan sekolahnya di berbagai lomba yang pernah dia ikuti. Sebut saja semisal juara III LPIR di Denpasar, Bali 2013 saat ia masih siswi SD dan dirinya salah satu peserta termuda yang ikut , Finalis LPIR di Tangerang Selatan, Banten tahun 2014, juara II LKJS di Solo, Jawa Tengah tahun 2015, harapan I LPIR di Denpasar, Bali tahun 2015, juara II peserta Jambore Sanitasi di Banda Aceh tahun 2016, dan juara III LPSN di Jakarta tahun 2016.

Begitu banyak prestasinya, sudah pasti gadis Euis kelahiran Lhokseumawe, 29 Oktober 2002 banyak pula tugas-tugas yang dikerjakannya. Mulai dari belajar dari majalah, koran, dan media lainnya sering dilahapnya. Itu semua dilakukan demi sebuah prestasi. Apapun yang kita lalui pastinya harus melalui sebuah proses dan juga memerlukan kerja sama. Mumpung masih muda, perbanyaklah prestasi itu, suatu saat kamu akan menuai hasilnya, begitu pesan papanya suatu saat dengan bersikap tegas, sabar, dan selalu mengingatkan jangan sampai lalai.

Prestasi boleh, Pak, tetapi cita-cita nggak boleh dilupakan. Kemauan yang satu itu sudah ada sejak tahun 2014  karena ingin mengetahui lebih jauh keadaan lingkungan yang ada di sekitar kita. Selain  berdasarkan keinginan diri sendiri, Euis juga berkeinginan melihat peristiwa dari dekat dan melaporkannya kepada masyarakat, ujar Euis yang tinggal di Jalan KKA nomor 29 Desa Pulo Rungkom Kecamatan Dewantara Aceh Utara.

Pesannya kepada adik-adik semoga kalian sebagai generasi muda Aceh dapat membanggakan melalui prestasi yang kalian raih. Prestasi itu tidak datang sendiri, tapi harus dijalani dengan kerja keras, dan nggak pantang menyerah. (hR81)

Wisuda Universitas Malikussaleh 2016

 

dsc_0650

Rektor Universitas Malikussaleh Prof. Dr. Apridar, SE., M. Si tengah mewisuda seorang mahasiswa di gedung Aula Sultan Malikussaleh, Universitas Negeri Malikussaleh, Reuluet, Aceh Utara, Minggu 13 November 2016

Universitas Negeri Malikussaleh menyelenggarakan Rapat Senat Mahasiswa dengan upacara wisuda angkatan XVIII tahun akademik 2016/2017, sebanyak  700 mahasiswa dari 6 jurusan, 23 Program Studi pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 12 dan 13 November  2016  di gedung Aula  Sultan Malikussaleh, Universitas Negeri Malikussaleh, Reuluet, Aceh Utara.

Acara wisuda berlangsung dari pukul 08.00, dihadiri Danrem Lilawangsa, Dandim Aceh Utara, Kapolres Lhokseumawe, pimpinan proyek vital, tuha peut, keucik, dan 1400 orang tua wisudawan.

Dr. Muhammad, ST., M.Sc Pembantu Rektor Bidang Akademik melaporkan bahwa wisuda angkatan XVIII ini  sebanyak 700 orang wisudawan dan wisudawati yang telah merampungkan pendidikan di Universitas Malikussaleh, adapun lulusan tersebut terdiri dari 668 (Enam Ratus Enam Puluh Delapan) orang wisudawan/wisudawati lulusan Strata satu (S1), 29 (Dua Sembilan) orang wisudawan/wisudawati lulusan Program Pascasarjana (S2),  dan 3 (Tiga) Wisudawati Program Profesi Dokter. Para wisudawan antara lain Fakultas Kedokteran 18 orang wisudawan dan 34`orang wisudawati, Fakultas Teknik 131 orang Wisudawan dan 70 orang wisudawati, Fakultas Hukum 21 orang Wisudawan dan 39 orang wisudawati, Fakultas Ekonomi 72 orang Wisudawan dan wisudawati 139 orang, Fakultas Pertanian 23 orang Wisudawan dan wisudawati 41 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  48 orang Wisudawan dan wisudawati 64 orang.

Dalam acara itu Prof. Dr. Apridar, SE., M. Si selaku Rektor Universitas Negeri Malikussaleh, Reuluet, Aceh Utara memberi pesan kepada wisudawan antara lain 1) Jagalah nama baik almamater dan berusahalah untuk meningkatkan citra Universitas Malikussaleh di tengah tengah alumni, Pimpinan Universitas Malikussaleh sangat mengharap anda akan mampu menunjukkan jati diri sebagai orang yang bermartabat dan berhati mulia, 2) Universitas Malikussaleh hanya bisa maju bila semua pihak mau berkorban untuk kemajuan Universitas Malikussaleh di kemudian hari, bukan bertindak sebaliknya. 3) Tetaplah ingat akan jasa orang tua yang telah membesarkan dan mendidik kita diwaktu kecil. Jangan pernah berfikir bahwa sebesar apapun bakti kita kepada orang tua telah cukup untuk membalas jasa mereka, karena yang kita perbuat kepada kedua orang tua kita tersebut sampai kapanpun kita tidak pernah bisa untuk membalas budi baik mereka, ibarat setetes darah kepada kedua orang tua kita tersebut, dan yang terakhir 4) Jangan kita sampai kehilangan moral dan martabat sebagai manusia yang berilmu dan beragama.

Pada bagian akhir Rapat Senat Mahasiswa membacakan Kriteria Predikat Lulusan Dengan Pujian adalah : a. Indeks Prestasi Kumulatif 3.51 sampai dengan 4.00 untuk lulusan Sarjana (S1), dan 3.76 sampai dengan 4.00 untuk lulusan Pascasarjana (S2) b. Tidak pernah mengulang mata kuliah; c. Tidak pernah cuti akademik; d. Memiliki nilai huruf mutu C maksimal 1 (satu) mata kuliah untuk lulusan Sarjana (S1), dan tidak memiliki nilai huruf mutu C untuk lulusan Pascasarjana (S2); e. Menyelesaikan Program studi 8 semester untuk program Sarjana (S1) di tambah 1 (satu) semester efektif, 4 semester untuk program Pascasarjana (S2) di tambah 1 (satu) semester efektif;

 

image description

image description

DAYAH ARUND-2

image description

image description

Pentas Seni SMP Arun

Kadidikpora Lhokseumawe melepas balon ke udara pertanda Pentas Seni 2016 SMP Negeri Arun dimulai, Sabtu (23/1) di lapangan basket jalan Cilacap PT Arun Batuphat

Kadidikpora Lhokseumawe melepas balon ke udara pertanda Pentas Seni 2016 SMP Negeri Arun dimulai, Sabtu (23/1) di lapangan basket jalan Cilacap PT Arun Batuphat

Lewat lantunan gerakan tari Ranup Lampuan yang aduhai, diiringi musik yang mendayu-dayu dimulailah acara Pentas Seni SMPN Arun 2016 sebagai ajang pembuktian  siswa SMPN Arun telah mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan  yang melibatkan seluruh siswa  kelas VII, VIII, IX SMP Negeri Arun berlangsung di lapangan basket SMP Negeri Arun pada Sabtu (23/1).

Acara  ini terselenggara berkat kesiapan panitia OSIS tahun 2015/2016 beserta dukungan bapak ibu guru dan para orang tua siswa. Mereka  juga menyampaikan terima kasih kepada para undangan atas terselenggaranya acara tersebut. 2016-01-23 09.47.47 Hadir dalam acara itu Komite Sekolah, yang mewakili Camat Muara Satu,  Keucik Batuphat Timur, Kepala SMA MOSA Arun, Kepala SMPN Arun, Wakil Kepala Sekolah, guru-guru SMPN Arun, orang tua walimurid, dan para siswa serta undangan lainnya.
2016-01-23 11.13.48Kepala SMP Arun Drs. Muhammad mengajak dan mengimbau anak didiknya untuk tetap kompak sebagai mana telah kalian tunjukkan pada saat latihan, acara tersebut selain membina kreativitas anak dalam menari juga sekaligus untuk memperkenalkan sekolahnya kepada masyarakat. Ini lho salah satu sekolah SMP favorit yang ada di Lhokseumawe, sedang unjuk kebolehan, mereka tidak hanya sekedar latihan sampai sore, namun anak-anak bisa tampil di depan orang tuanya bahkan masyarakat.

Sementara itu Komite Sekolah yang diwakili Dr. Wesley amat mendukung semua kebijakan, tindakan, dan latihan, apalagi yang bisa membawa harum  nama sekolah SMP Negeri Arun  dan dikenal masyarakat Indonesia setelah lebih dulu menyambutnya dengan yel-yel yang terkenal di SMP Negeri Arun.2016-01-23 11.14.57

Acara yang  dibuka secara resmi oeh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Lhokseumawe dengan melepas balon ke udara ini meliputi sulap, stand  up komedi, dance, band, drama, tarian kecek-kecek,  vocal group, kolintang, musikalisasi puisi,  pameran pendidikan yang menampilkan karya siswa, bazar, pameran alat musik, dan berbagai jenis perlombaan seperti melukis batik Aceh, fasion show, dan cipta teknologi.

Pentas seni ini menggunakan tenda besar sebagai panggung utama, tenda-tenda tempat pameran pendidikan dan pameran alat musik di aula sekolah, dan tempat menyediakan bazar amal. (hR081)

 

 

 

Investasi asset Green Property

Mursalin sedang menjelaskan tentang menanam pohon Jabon yang menguntungkan  kusus bagi masyarakat  di Orange Kopi Lhokseumawe, Minggu (22/11)

Mursalin sedang menjelaskan tentang menanam pohon Jabon yang menguntungkan kusus bagi masyarakat di Orange Kopi Lhokseumawe, Minggu (22/11)

Hijaukan Negeri dengan menanam pohon serta untuk berinvestasi demi mempersiapkan pendidikan anak sungguh menarik untuk diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat Lhokseumawe. Selain memupuk persaudaraan yang lebih kental, kegiatan simple simpanan pelajar dengan hanya sekali menabung ini membantu orang tanpa perlu bekerja keras. Pelaksanaannya berlangsung di Orange Kopi, Minggu (22/11) Lhokseumawe menghadirkan pemakalah Mursalin dan Saifullah.

Peluang bisnis terbaik ini menurut Mursalin disediakan untuk anggota masyarakat dunia, bukan hanya Indonesia. Setiap orang dapat menjadi anggota mulai keluarga, ayah, ibu,  masyarakat luas, tak memandang usia. Hari ini green warior mengundang bapak dan ibu untuk berpartisipasi  bergabung menjadi orang yang turut menghijaukan negeri dengan menanam pohon serta asset peningkatan ekonomi keluarga.

Pilihan bisnis ini jatuh kepada pohon jabon. Pohon jabon memiliki keistimewaan di antaranya banyak menghasilkan oksigen, cepat tumbuhnya 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, dan yang paling penting panennya yang menggiurkan. Kalau sudah 6 tahun, hasilnya bapak, ibu ambil dan tunasnya bisa ditanam kembali.

Ketika seorang peserta bertanya, di manakah kebunya, apakah kita turut menanamnya? Dijawab Mursalin, ada di Jawa Barat, saya sudah melihat sendiri, nama dan pohonnya, serta pemiliknya sesuai dengan  ketika bapak ibu mendaftar sebagai pesertanya. Bukan itu saja, bisnis menguntungkan ini dilengkapi materai, diteken oleh notaries, tercatat juga di BKPM Badan Koordinasi Penanaman Modal dan bersertivikat resmi.

Selain itu, bisnis Investasi asset Green Property menawarkan menabung dengan menanam pohon di antaranya green warrior pro, hektaran pro,  paket jumbo special, paket pendidikan dan badah haji, jalan – jalan ke mancanegara, dan DP GWS squad. Sungguh ini bisnis yang menggiurkan, nggak perlu kerja keras, nyata dan menguntungkan. Siapa mau gabung ? (hR081)

Ketua Badan Dayah Provinsi Aceh Drsm Muh. Natsir menutup acara Risalah Andalusia 2015

Ketua Badan Dayah Provinsi Aceh Drs. Muh. Natsir menutup acara Risalah Andalusia 2015

Malam Penganugerahan Risalah Andalusia 2015 yang digagas oleh Osdamor berlangsung dari tanggal 12-15 Oktober 2015 di gedung Auditorium Arun Famili Club (AFC) jalan Balikpapan  Lhokseumawe berjalan dengan meriah, Kamis (15/10) malam.  Hadir dalam acara itu Ketua Badan Dayah  Aceh diwakili Drs. Muhammad Natsir, Ketua BDI Efendi   AR, Kakanmenag Lhokseumawe, Pimpinan Dayah H. Zainal Yakob, Direktur Pendidikan Dayah H. Bachtiar Yusuf, dewan juri perlombaan, ustad dan ustazah, para santri peserta tingkat SMP/MTs dan SMA/MA se-Aceh, dengan sponsor utama Dayah Modern Arun, Bank Mandiri, BNI Syariah, Bank BRI, BDI dan Humas Arun, Pertamina, dr. Rachmawati, Semen Padang, Sinar Arun, dan para walisantri Acara penutupannya didahului pembacaan ayat suci Al Quran Muhammad Habil  Arsal.2015-10-15 23.35.37

Kegiatan yang melibatkan 300 peserta dari seluruh Aceh ini  dilaksanakan dalam rangka kepedulian pihak Osdamor  terhadap remaja Aceh menghadapi hidup pergaulan bebas yang akhir-akhir ini kian meresahkan. Menyadari akan pentingnya pemahaman konsep penyelarasan antar agama, ilmu pengetahuan, seni, teknologi, budaya, bahasa, serta bazaar adalam diri rekan-rekan kita satukan dalam 2015-10-15 22.52.30acara Risalah 2015 (Religion, Science, and Art Bilingual, Championship) dengan tema Sejarah Peradaban Islam Adalusia.   Penanaman konsep tersebut harus dilaksanakan sejak dini, demikian laporan Ketua Panitia M. Ilham Aznun.

Kegiatan akbar tahunan ini memperlombakan Risalah Speech Contest Arabic tingkat SMP sederajat 8 sekolah, SMA sederajat 20 peserta, English MTs dan MA 36 peserta, Risalah Islamic Nashed 19 tim,  Musabaqah Tsaqafah Islamiah 9 peserta, Risalah Debat Contest Arab 11 sekolah, Risalah Debat Contest English 20 sekolah.2015-10-15 22.21.23

Zainal Yakob Pimpinan Dayah itu mengatakan sebagai generasi muda kita harus bersungguh-sungguh dan jangan menyia-nyiakan waktu dengan percuma, kita harus bisa memisahkan antara waktu belajar dengan bermain sebagaimana Andalusia dulunya yang kita jadikan tema hari ini. Untuk menjadi negara maju tidak ada jalan lain kecuali melalui pendidikan. Pendidikan maju tidak hanya ilmu dunia saja, melainkan ilmu akhirat perlu.2015-10-15 20.43.11

Ketua Badan Dayah  Aceh diwakili Drs. Muhammad Natsir ketika menutup acara ini berkata  perlombaan ini  bisa menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, seperti kata panitia, mengajarkan tema ini adalah sejarah, sejarah yang perlu bagi kita umat manusia untuk menjaga dan melestarikannya. Mudah-mudahan acara Risalah ini dapat mempererat silaturahmi antara sesama peserta. (hR081)

 

Nama pemenang lomba

Musabaqah Tsaqafah Islamiah

Juara Asal Nama Nilai Juri
1. Madrasah Ulumul Quran Langsa Farid Al Ghaffar

Imam Al Syaeukani

Naufal Romiz Maltuf

1225 Bahrul Walidin, S.Pd.I

Fachrurrazi, Lc

Daud Tugas Setiawan, S.Pd.I

2. Madrasah Tsanawiyah Swasta Omar Dian Aceh Besar Lutfia Natasya

Salsabila Chairunnisa Dienta

Putro Alifia

1050
3. Madrasah Tsanawiyah Ulumuddin Syauqas Ramadhan

Mudirul FR

Hizbullah Al Fasyimi

1000

 

Risalah Speech Contest Arabic MTs /SMP

Juara Asal Nama Nilai Juri
1. Madrasah Ulumul Quran Langsa Siraj Alhaq Alfiqari 560 Ahmadi Aslal, LC

T. Ridha Islamuddin, S.Kom

2. Madrasah Nurul Islam Amri Fitra 555
3. Madrasah Almuslimun Mohammad Aziz 530

Risalah Speech Contest Arabic MA/SMA

Juara Asal Nama Nilai Juri
1. MAN Peusangan Muazin 560
2. MAS Jabal Nur Fauzan Al Khalil 553
3. MAS Oemar Diyan Candra Hasbasyiah 530

Risalah Speech Contest English SMP/MTs

Juara Asal Nama Nilai Juri
1. MTs Almuslimun Zaid Fallah 575 Kurniawati, S.Pd

Zahratul  Idami, M.Pd

2. SMP Sukma Lhokseumawe Attaya Salsabila 560
3. MUQ Langsa Husna Mayaziza 553

Risalah Speech Contest English SMA/MA

Juara Asal Nama Nilai Juri
1. MAN Peusangan Ibnu Hajar 558 Kurniawati, S.Pd

Zahratul  Idami, M.Pd

2. SMA 1 Bireuen Suci Ramadhanti 549
3. MAS  Almuslimun Ria Febriani 545

hariRisalah Article Write Contest  SMA/MA

Juara Asal Nama Nilai Juri
1. MAS Riab Cut Nadya Riska 92 Husni Mubarak, Lc, M.A

Daud Tugas Setiawan, S.Pd.I

2. MAS Almuslimun Desi Aulia Pratama 88
3. MAS  Nurul Islam Budi Sutrisno 84

Risalah Article Write Contest  SMA/MA

Juara Asal Nama Nilai Juri
1. SMA 3 Putra Bangsa L.Sukon Ulil Amri 79 Bahrul Walidin, S.Pd.I

T. Azhari, S.P., M.Pd

Kurniawati, S.Pd.,M.Pd

2. SMA Lab School Unsiyah M. Syawaluddin 72
3.

 

Risalah Debate Contest Arabic dan English

Juara Tingkat MA Tingkat MA
1. MAS Omar Diyan MAS Ruhul Islam Anak Bangsa
2. MAS Misbahul Ulum SMAS Modal Bangsa Arun
3. MAS Nurul Islam SMA Unggul Aceh Timur

 

 

Pak Mulyo, S.Pd menyerahkan piala kejuaraan kepada Pak Drs. Muhammad sepulang mengikuti LKJS di Surakarta

Pak Mulyo, S.Pd menyerahkan piala kejuaraan kepada Pak Drs. Muhammad sepulang mengikuti LKJS di Surakarta

Satu lagi nomor yang paling ditunggu setiap peserta LKJS Nasional 2015, medali perak  diraih siswa SMP Negeri Arun dalam Lomba Karya Jurnalis Siswa (LKJS) tingkat nasional dari tanggal 5-9 Oktober 2015 bertempat di Sunan Hotel Solo, Surakarta.

Kepulangan dan keberhasilan anak-anak SMP Negeri Arun dengan membawa juara dua nasional 2015 disambut Kepala Sekolah SMP Negeri Arun Drs. Muhammad, guru-guru, dan siswa dalam satu upacara di halaman sekolah tersebut.LKJS 1

Mereka mendapatkan hadiah cukup besar, 12 jt rupiah sebagai hadiah pembinaan atas kerja kerasnya selama mengikuti lomba LKJS dan dapat dijadikan contoh untuk rekannya yang lain

Menurut Mulyo, S.Pd  pembina sekaligus guru pembimbing mereka, perolehan medali perak atau juara dua nasional bukanlah hal yang ringan, cukup berat saingannya. Mereka bertiga, Euis Putri Ramadhani, Nadia Jailani, Yuni Mawaddah, selama 5 hari di dalam perlombaan tidak boleh ketemu dengan pembinanya, anak-anak dikarantina.LKJS 3
Nggak cukup di situ, pada waktu dikarantina, mereka dibekali dan dibimbing oleh para wartawan nasional yang telah senior, bagaimana harus menulis berita yang sesungguhnya.(hR081)

Pulang membawaAzmiar kemenangan, apalagi sempat mengharumkan nama bangsa di kancah sepak bola nasional, membela Merah Putih di kancah internasional,  tentu amat membanggakan bagi povinsi, tetangga, dan keluarga tempat tinggal di mana kita berada. Sungguh, begitu  kembali dari negara tetangga, Muhammad Azmiar Al Qadri disambut orang tuanya dengan pelukan dan ciuman kasih sayang,  teman-teman mengelukannya bagaikan seorang pahlawan bertempur di medan laga. Begitu pula dengan guru-gurunya di sekolah.

Azmiar begitu teman-teman menyapanya, merupakan salah satu dari 24 orang ( 12 dari Aceh, 12 orang dari provinsi lainnya) yang membawa harum nama Indonesia di dunia sepakbola khususnya di ajang Borneo Cup 2015 dari tanggal 29 September – 3 Oktokber 2015, tim nasional Indonesia PSSI di bawah 12  tahun, mengukir sejarah dengan merebut juara pertama di Kota Kinabalu Malaysia.

Menurut Tim Nasional Indonesia PSSI di bawah 12  tahun, ketika berbincang dengan haba Rakyat di sekolahnya, SMP Negeri Arun, Jumat (9/10), Azmiar berhasil melesakkan tembakannya  5 gol dari seluruh pertandingan dan ia merasa bangga dapat mencetak gol untuk kemenangan tim Indonesia yang telah lama dinantikan.

Bersama sang pelatih yang beretangan dingin, Pak Samsul Bahri dari Bireuen, setiap kali berlatih, 4 kali dalam seminggu, bocah lelaki berperawakan kecil, yang tergabung dalam klub Posila (Persatuan Olahraga Seluruh Laoskala) yang dipusatkan di Lhokseumawe,  menerima latihan keras demi mengharumkan nama kedua orang tuanya, tanah kelahirannya Aceh, dan khususnya negeri yang begitu dicintainya Indonesia. Begitu pula yang ditunjukkannya ketika bersama Pak Deni Ketua Sepak Bola Anak Indonesia, anak ini tetap berlatih dengan tekun. Anak-anak Indonesia dikenal anak yang ngotot dalam bermain, kekompakannya tetap terjaga, solit, kebersamaan itulah kuci keberhasilan, katanya berkaca-kaca.

Ayahnya Asy’ar, Kepala SMA Negeri 2 dan ibu Kamariah seorang guru SMP Negeri 8 Lhokseumawe merasakan kebahagiaan yang amat dalam terhadap putra keempatnya ini. Sedari kecil lagi, Azmiar memang telah menggeluti permainan sepakbola. Konon kabarnya, skillnya bermain sepak bola menurun dari sang ayah. Sewaktu dulu dia sering lihat ayahnya bermain bola latihan di lapangan Rancong, masih di bawah panji-panji Guru SMA Tamansiswa LNG Arun. Sang ayah sering bermain untuk kebelasan sekolahnya itu. Kini dengan ditemani sang ayah, dia tetap berlatih bermain sepak bola yang menyenangkan.

Di ujung perbincangannya dengan haba Rakyat, dia mengaku selama ikut pertandingan dengan PSSI di bawah 12  tahun, Azmiar sempat mencicipi tinggal dan menginap di sekolah anak Indonesia Kota Kinabalu, Malaysia, kata Azmiar yang  tinggal dengan orang tuanya di Desa Batuphat Barat. (hR081)Azmiar