Tampak dua orang wartawan cilik tengah mewawancarai Bang Burhanuddin di pasar pagi Batuphat Lhokseumawe, Senin (5/10)

Tampak dua orang wartawan cilik tengah mewawancarai Bang Burhanuddin di pasar pagi Batuphat Lhokseumawe, Senin (5/10)

Baru-baru ini, tepatnya 5 Oktober 2015 SMP Negeri Arun kelas VII-E melaksanakan pembelajaan di luar kelas. Program kegiatan pembelajaran ini sebagai upaya  pelaksanaan implementasi dari kurikulum  2013 yang memang telah lama mereka lakukan. Program ini di antaranya juga untuk melatih siswanya terbiasa berkomunikasi dengan pihak luar terutama pihak pedagang pasar Batuphat Lhokseumawe. Kegiatan tersebut berlangsung siang hari pukul 12.45 WIB.

Di sela-sela kegiatan ini, pembimbing mereka Papanori mengatakan bahwa kegiatan pelaksanaan pembelajaran di luar kelas salah satunya untuk memperkenalkan siswanya bagaimana sebenarnya seorang wartawan dalam mencari berita. Mencari berita itu nggak mudah, di samping harus mahir dalam wawancara, mereka juga nantinya dituntut bisa membuat sebuah berita. Pulang dari pasar, mereka harus membuat beritanya walaupun itu nanti berita yang sederhana.

Siswa kelas VII-E berfoto bersama usai belajar di pasar pagi Batuphat

Siswa kelas VII-E berfoto bersama usai belajar di pasar pagi Batuphat

Anak-anak begitu antusias mengikuti, mendengarkan, melaksanakan arahan dan bimbingan dari gurunya. Mereka berbaris rapi dengan kelompoknya masing-masing. Terkadang terdengar tawa anak-anak memecah kesunyian. Anak-anak tampak gembira hari itu.

Sungguh  kegiatan yang menyenangkan, sarat makna, nggak bisa terulang kembali. Pokoknya belajar bahasa Indonesia hari ini mudah-mudahan kami bisa jadi wartawan sungguhan nantinya, seperti Bapak tadi, selain berdagang, ia juga seorang jurnalis, pokoknya belajar bahasa is the best, ujar Zahra Azizi salah seorang siswa VII-E di halte bis   mengakhiri kegiatan wawancara mereka di Pasar Pagi Batuphat.(hR081)