Peraturan dan tata tertib dayah adalah bagian yang terpenting dari kehidupan dayah sekaligus meminialisir kemungkinan terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh santri. Hal itu menjadi tujuan utama dilaksanakannya pertemuan antara wali santri dengan pengurus dayah di aula sekolah Dayah Modern Arun (Damora) Yapena, Minggu (6/9) Lhokseumawe.

Acara yang tergolong penting itu dilaksanakan pengurus Damora. Mereka menghadirkan para pembicara di  antaranya Pimpinan Dayah Zainal Yacob, Drs. Bachtiar Yusuf, ustad Muhammad Rijal Kepala Madrasah Tsanawiyah, ustad Khamdun Fadhil Kepala Madrasah Aliah, ustad Bahrul W selaku pemimpin acara pertemuan.

Dalam pertemuan itu pihak Direktur Pendidikan Dayah sangat mendukung semua kebijakan yang diambil pihak dayah khususnya  telah punya inisiatif untuk melakukan perjanjian antara wali santri sebagai orang tua yang menitipkan anaknya bersekolah di dayah dengan pengurus dayah.

Secara bergantian pihak pengurus menyampaikan beberapa hal yang harus diketahui oleh santri. Tata   tertib dayah antara lain setiap santri harus senantiasa menjunjung tinggi  Al Quran dan As Sunnah, patuh dan taat pada tata tertib dayah, memeliihara nama baik dayah, setiap persoalan yang terjadi dalam lingkungan dayah diselesaikan secara internal.

Pertemuan berlangsung dari pukul 09.45 sampai 12.30 WIB berhasil menyepakati empat hal, di antaranya santri bersedia untuk menataati dan patuh terhadap semua peraturan dayah, tidak akan melakukan pelanggaran terhadap salah satu peraturan dayah, bersedia dikenakan sanksi bila melakukan pelanggaran, dan wali santri bersedia menghorati dan menghargai semua peraturan dayah demi terciptanya ketertiban, kedisiplinan untuk meningkatkan kualitas santri Damora di masa yang akan datang. (hR081)