Sekolah Arun

Sekolah Arun

 

 

Inilah sekolah negeri “BESTARI”, bersih, sejuk, teratur, aman, ramah, dan indah. Kesan itulah yang tertangkap mata kita manakala memasuki  sekolah SMP Negeri Arun yang berlokasi di Jalan Cilacap Komplek Perumahan PT Arun, Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh.

Sekolah di Kota Gas ini letaknya sangat strategis,  berada dalam komplek yang indah, tidak jauh,  hanya 200 meter dari jalan raya Medan Banda Aceh, jauh  dari kebisingan,  dan terbebas dari segala pencemaran atau polusi, mudah dijangkau dengan atau tanpa alat transportasi.

Saat hacking ....

Saat hacking ….

Suasananya begitu terasa nyaman. Di bagian lingkungan dalam sekolah, tumbuh berbagai tanaman yang  rindang dan bunga-bunga yang indah makin mempercantik sekolah ini dan dilengkapi  lampu penghias taman yang selalu menyala menerangi malam. Halaman dalam sekolah pun rindang dan sering digunakan siswa untuk tempat beristirahat dan berteduh pada siang hari. Bahkan digunakan juga sebagai tempat untuk belajar kelompok.

SMP Negeri Arun yang merupakan salah satu sekolah favorit di Aceh, menempati areal seluas 56.000 m2, luas bangunan 12.993 m2, memiliki halaman 1.992 m2, lapangan olah raga 22.500m2, serta kebun 1000 m2. Saat  ini memiliki 16 rombel  berukuran

Lagi praktik biologi

Lagi praktik biologi

896 m2 setiap ruangnya,  lab bahasa, lab komputer, lab IPA, perpustakaan, ruang multi media, dan aula yang  semua ruangannya ber-AC, nyaman, dan bersih yang membuat siswa betah belajar

Sebagai sekolah negeri menuju ke Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional memiliki visi dan misi yang akan dicapai dengan melahirkan siswa-siswi berkualitas.

Visi :Unggul dalam prestasi, kokoh aqidah, dan mampu bersaing di era globalisasi.

  • Terwujudnya kemampuan pada perolehan nilai UN dengan
    Kegiatan Gotong Royong

    Kegiatan Gotong Royong

    kategori baik dan mampu berkompetisi di bidang olimpiade sain.

  • Terwujudnya keterampilan berbahasa Indonesia dan Inggris serta kemampuan memanfaatkan media informasi dan telekomunikasi.
  • Terwujudnya prestasi bidang ekstrakurikuler seperti pramuka, PMR, drum band, olah raga dan seni baik tingkat daerah maupun nasional.

 Misi :

¨ Melaksanakan proses pembelajaran berkualitas dengan penerapan multi metode untuk mencapai tingkat penguasaan KKM.

¨ Melaksanakan program bimbingan secara efektif untuk mengenali potensi siswa sehingga dapat dikembangkan secara optimal

¨ Melaksanakan musyawarah guru, kepala sekolah, dan komite sekolah untuk menyusun KTSP.

¨ Mewujudkan pendidikan yang bertumpu pada iptek dan imtak.

¨ Mewujudkan SMP yang diharapkan menjadi penyebarluasan pendidikan berkualitas standar pendidikan nasional.

 SMP  Negeri Arun belajar pagi sampai siang dengan dua kali istirahat dan kegiatan kultum, sholat zuhur dan ashar berjamaah, sedangkan  Jumat. 07.15-11.35 ditambah wirid yasin pada paginya. Sore Jumat, Sabtu, dan Minggu siswa melakukan kegiatan ekstrakurikuler  wajib dan pilihan,  pengembangan diri dalam bidang  kesenian seperti tari ranub lampuan, tari saman, tarek pukat,  rapa’i geleng, tarian tradisional lainnya, drama, puisi, pantomime, , olah raga sepak bola, bulutangkis, tenis meja, renang, volley, basket, pramuka, dan drum band,   

Sejak berdirinya SMP Negeri Arun (1978), dulunya bernama Tamansiswa  LNG Arun bagian Taman Dewasa  (SMP), masih berada di satu atap dengan Taman Muda (SD) dan Taman Madya (SMA), beralamat di jalan Sei Gerong PT Arun Batuphat Lhokseumawe. Perguruan Taman Siswa berpusat di Yogyakarta. Siswa –siswi yang belajar di sekolah ini, dulunya hanya anak karyawan Arun, anak guru, anak MOI, dan anak pejabat saja. Namun, seiring kemajuan yang dicapai PT Arun, pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya anak yang hendak bersekolah, maka tahun 1986 diresmikanlah bagian SMP   yang menjadi cikal bakal SMP Negeri Arun

Akibat konflik berkepanjangan, Perguruan Taman Siswa memutuskan kerja samanya dengan pihak PT Arun. Dengan pemutusan kerja sama ini, PT Arun membuat Yayasan sendiri dengan nama Yapena tahun 2001. Sehubungan dengan produksi gas yang menipis, PT Arun menyerahkan status pengelolaannya kepada pemerintah Aceh tahun 2011 dan mengubah status sekolah tersebut dari swasta menjadi negeri.

Siswa-siswi yang tercatat belajar di sekolah tersebut 386 orang, tenaga pengajar 30 orang, staf dan tata usaha 7 orang. Semua anggota sekolah mengerjakan tugasnya dengan baik, disiplin, dan tanggung jawab. Untuk mencapai itu semua, mereka belajar dan meningkatkan kedisiplinan dengan berpedoman Petunjuk Pelaksanaan Tata Tertib SMP Negeri Arun yang berisi tentang etika, adab, ketertiban dan larangan, peraturan, jadwal, waktu, dan pakaian atribut siswa.

Saat ini di 2013, SMP Negeri Arun dibawah komando Drs. Muhammad, telah meraih berbagai prestasi, di antaranya peraih perunggu Lomba Penelitian Ilmiah Remaja LPIR 24-30 September di Denpasar Bali, juara 2 olimpiade Matematika Banda Aceh, dan masih banyak lagi prestasi lain yang membanggakan.