Lpir

Tiga orang di antaranya Miftah Tarina, Euis Putri R, dan Venna Shintya foto bersama sesaat setelah melakukan penelitian di pantai Pusong Pelabuhan Kreung Geukuh, Lhokseumawe.

Setelah masa keemasan Fathan Qaedi yang telah berhasil meraih medali emas pada LPIR Nasional di Solo Jawa Tengah tahun 2011, ternyata memberikan kontribusi yang menguntungkan kepada adik-adik kelasnya di SMP Negeri Arun.

                Pada tahun 2013 ini, pelajar yang tergabung dalam kelompok  Penulis Muda Raih Prestasi SMP Negeri Arun, di antaranya Venna Shintya, Miftah Tarina, dan Euis Putri R peserta termuda dari SD Negeri Arun kembali berhasil meloloskan dua finalisnya ke ajang LPIR tingkat Nasional di Denpasar Bali tanggal 24-30 September 2013.

Keberangkatan Venna Shintya dan kawan-kawan ini untuk ketiga kalinya mewakili Aceh ke tingkat Nasional dengan masuk menjadi finalis dengan mengangkat judul Dampak Abrasi terhadap Ekosistem Pesisir Pantai Lhokseumawe dan Aceh Utara

Mulyo Zubir, S.Pd. selaku Pembina utama LPIR ini mengatakan bahwa  Venna Shitya ini memang benar-benar anak yang dapat dibanggakan baik dalam keluarga maupun lingkungan sekolahnya. Anak ini merupakan contoh suri tauladan bagi rekan-rekan di SMP Negeri Arun khususnya dan  pelajar SMP di kawasan Aceh umumnya.

Menurut beliau, selain tekun mengikuti pelatihan-pelatiihan di sekolah, anak-anak juga mampu menunjukkan prestasi di tingkat provinsi sebagai juara 3 jambore sanitasi 2013 dan mewakili Aceh dalam forum sanitasi tingkat nasional dan Alhamdulillah berkat judul Pengaruh Sanitasi terhadap Lingkungan Hidup, Venna Shintya berhasil masuk semifinal. Bukan itu saja, anak ini juga peringkat 1 di sekolahnya.

Selain itu, Fatin Latifah, Safira Mauliza, dan Cut Salsabila Umara juga turut serta sebagai finalis yang akan mewakili Aceh dan SMP Negeri Arun khususnya ke LPIR tingkat nasional dengan judul Dampak Kebocoran Amonia terhadap Kesehatan Masyarakat Tambon Tunong dan Tambon Baroh.

Sementara itu Drs. Muhammad kepala sekolah SMP Negeri Arun amat mendukung dan memberi support atas hasil yang telah ditunjukkan Venna dkk dalam LPIR tingkat nasional untuk ketiga kalinya. Ini tidak hanya membangkitkan semangat bagi rekan-rekan pelajar SMP Negeri Arun, tetapi juga mampu mengangkat nama baik Aceh di tingkat nasional.

Beliau berharap semoga jerih payah yang telah ditunjukkan selama ini oleh Venna dan Pak Mulyo selaku pembinanya, membuahkan hasil yang maksimal di tingkat nasional sehingga nama SMP Negeri Arun dikenal masyarakat Aceh yaitu sekolah yang memang benar-benar bermutu, berakhlak mulia, dan disiplin. Tunjukkanlah bahwa anak-anak SMP Negeri Arun benar-benar anak berprestasi di tingkat nasional dan daerah. (hR81)