Untitled

                Acara malam perpisahan siswa – siswi SMP Negeri Arun kali ini menjadi tonggak sejarah sebagai dulunya berkiprah di dunia pendidikan yang selama ini berada di bawah naungan panji-panji Yapena. Acara ini juga terselenggara berkat dukungan manajement PT Arun dan orang tua murid yang tiada hentinya memberi supot dorongan kepada putra putrinya.

                Perpisahan kali ini Jumat (24/5) malam yang berlangsung di gedung Multi Purpose PT Arun, membuat suasana semakin menarik dan meriah karena terdapat berbagai acara yang dihadiri Kadisdikpora, komite sekolah, Ketua BDI PT Arun, Kepala SMA 5, Kepala SMA 1 Lhokseumawe, bapak dan ibu wali murid, para siswa kelas IX, yang diisi hiburan di antaranya tari ranup lampuan, film documenter, tari Pocut Meliggo, music tradisional, band kelas IX, vocal group, paduan suara, persembahan, rapai geleng, tari Jepang, tari ratoh, dan kolosal.

                Selain hiburan juga diisi dengan pembacaan kitab suci Al Quran Muhammad Farhan Al Khairi, pembawa acara Salsabila Firdaus, serta laporan Kepala SMP Negeri Arun Drs. Muhammad dan komite sekolah.

                Kepala SMP Negeri Arun yang baru beberapa beberapa bulan memimpin sekolah ini mengatakan ia marasa takjub dengan kerja sama anak-anak dan guru-guru yang telah menyiapkan segala  keperluan hingga terlaksananya acara ini, tanpa kerja sama dan kekompakan niscaya tak bisa terlaksana.

                Beliau juga memberi sinyal kepada hadirin, bahwa acara seperti ini tidak hanya berlangsung pada malam ini saja, insyaallah akan berlanjut dengan Pensi Pentas Seni dan lebih meriah lagi. Disampaikannya, sekolah Arun sudah menjadi kebanggaan masyarakat, sudah dikenal. Prestasinya juga seperti juara 3 LPIR tingkat Provinsi akan berangkat ke Nasional Jakarta  mewakili Aceh,  juara vocal group, menari, juara cerpen juga akan ke tingkat Provinsi, mudah-mudahan anak-anak bisa menunjukkan hasil terbaik, katanya.