DSCN5098

Ada pemandangan yang menyentuh jiwa ini. Ada yang mengusik sanubari. Betapa tidak demikian, di samping rekan-rekan lain tengah menanti giliran tiba, anak-anak siaga ini merasa tergugah hatinya untuk menolong sesama. Meringankan  derita sebagaimana tertera dalam salah satu janjinya berani dan rela  menolong mereka wujudkan dengan tindakan nyata, Kamis (2/5).

Perbuatan itu mereka lakukan tanpa disuruh oleh siapapun.  Anak-anak itu dengan ikhlasnya membantu anak kecil yang tengah memungut botol-botol plastic bekas untuk dijadikan uang. Sungguh perbuatan terpuji telah mereka tunjukkan kepada orang lain bahwa pramuka itu sebenarnya bermanfaat bagi sesama sesuai lambang pramuka Tunas Kelapa.

Seorang di antara mereka mengatakan hari ini kami telah melaksanakan peduli kasih.  Kami senang dapat menolong orang-orang yang kesusahan. Meskipun panas, kami tetap berusaha menolongnya. Itu adalah tugas kami sebagai anak Pramuka, kata Bayzura Syahza,  Hfizah Haura,  anggota Pramuka dari pangkalan SD Negeri Arun.

Kasihan sekali adik tadi, masih kecil sudah menanggung beban begini. Rasanya ingin sekali kamilah yang mengantarkannya ke rumah, dan itu betul terjadi ucap, Azillati Salsabila, Iwana Gaisani, Annisa Nabilaputri.

Sebenarnya belum pernah kami melakukan hal ini, tapi karena kasih sayang kami, kami ingin membantu orang tuanya Sumiyati dan Dek Hendra Gunawan. Akhrinya kami tahu bahwa susahnya mencari uang, seperti mereka, tutur Cut Rezaini, Rizqa Sastya Zoeneri,  Cut Felicia Zyva Ristin katanya pada haba Rakyat sesaat setelah mengantarkan Hendar ke rumahnya di Lr Damai Batuphat.

Biar pun cuma tenaga yang mereka bisa berikan, tapi sudah cukup memberikan pelajaran buat kita. Hidup tak selalu di atas, tapi juga terkadang di bawah. Di tangan kita, ada rezeki buat orang lain yang tengah membutuhkan.(hR081)