Gambar

                Allah telah membukakan pintu hati seorang hamba-Nya. Hamba yang dulu beragama Budha kini telah beralih memeluk Islam. Islam sebagai agama baru yang telah diyakini sejak tahun 2002 lalu. Ketika itu ia berada di salah satu perusahaan di kota Medan.

Pensyahadatan dilaksanakan di masjid Istiqamah PT Arun selesai shalat Magrib Kamis (28/2) dibimbing langsung imam masjid KH. Abdul Syafi Alwi disaksikan puluhan warga Batuphat dan sekitarnya dengan pencerah hati ustad H. Misran Fuady, S.Ag. Ma.P. Setelah Islam nama Teddy Wijaya berubah menjadi Muhammad Ridwan Wijaya.

Dalam bibingannya ustadz Misran mengh arapkan hendaknya melaksanakan agama Islam dengan iskhlas mengharapkan ridha Allah, jadilah mualaf tanpa paksaan dari siapapun. Dalam Islam tidak ada paksaan untuk memilih suatu agama. Perintah dan laranganna jelas, wajib melaksanakan shalat 5 waktu, berpuasa, mengeluarkan harta di jalan Allah.

Di seila-sela acara tersebut, Ridwan kelahiran Jakarta 5 Oktober 1973, menceritakan hal ihwal ianya memeluk Islam. Sejak tahun 2002 lalu, ia telah dikhitan, namun belum disyahadatkan, waktu itu dengan Pak Iwan, kemudian dibawa oleh orang tua angkatnya ke Lhokseumawe, Bu Syamsinar  seorang pedagang obat Herbal Habatussuadah, kebetulan bertemu dengan Wawan anak Pak Said Musa. Sambil belajar dan mengajar, ia pun kian mantap hatinya dengan Islam, orang yang paling diingat adalah KH Zainuddin MZ.  Atas dasar itulah beliau masuk Islam yang kini tinggal di Lr Damai Batuphat Barat Lhkseumawe.