DSCN3861[1]

Pengembangan pelatihan Pramuka khususnya dalam kegiatan perkemahan   merupakan salah satu modal dasar bagi peserta didik untuk dapat bermasyarakat dalam lingkungan hidupnya. Peran peserta didik dalam hal ini sangat diperlukan demi tercapainya tujuan kegiatan tersebut.

Dalam pembelajaran sekolah tidaklah mungkin tercapai jika tidak ada bantuan dari pihak ekstra kurikuler dalam hal ini kegiatan pramuka dimana tiap penbina  mempunyai kompentensi untuk menerapkan apa yang didapatkan secara formal oleh anggota Pramuka dalam perkemahan kali inii.

Persami ini dibuka Kak Sukri selaku Pembina Kwarcab Lhokseumawe  di Lingkungan SMP Negeri Arun Cilacap Komp. PT. Arun Batuphat – Lhokseumawe Sabtu (20/10) diikuti SMP Negeri Arun dan SD Negeri Arun dengan 110 peserta putra putri dan 11 regu.

Beliau menyampaikan kepada adik-adik Penggalang yang ikut perkemahan bahwa motivasi mengikuDSCN3865[1]ti kegiatan ini bukanlah hura-hura, bukan ikut-ikutan kalau ada teman yang kemah, melainkan keikhlasan dari kita pribadi sebagai anggota Pramuka.

Kepada tiap peserta perkemahan, pesannya, agar mengikuti setiap materi yang diberikan, menjaga kebersihan, dan keindahan tiap tenda peserta, menjaga yang sudah baik seperti  Muhar Al Ikram pemimpin upacara, pengucapan Pancasila Rizki Amrin, Tri Satya Maulia Yulina, Dasa Dharma Anisa Octari.

Salah seorang pembinanya Papa Nori disela-sela kesibukannnya pada haba Rakyat mengatakan sebagai  salah satu wadah pelatihan pramuka untuk melatih kedisiplinan dan kemandirian peserta didik mempunyai gagasan untuk menompang program latihan, salah satunya adalah Persami,  Perkemahan Sabtu Minggu

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini katanya untuk mensosialisasikan ilmu dasar perkemahan,sebagai motivasi peserta didik dalam mengikuti latihan kegitan kepramukaan, menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungannya, menjalin kebersamaan dan mengikat persaudaraan bagi para peseta didik, menjadikan mereka hidup yang lebih mandiri, serta bertambahnya disiplin.

Sementara itu Wakil  Ketua FitrianDSCN3864[1]a Sinurat mengatakan kegiatan malam hari diisi dengan materi penjelasan power point sejarah pramuka, arti lambang pramuka,  dan pramuka yang sesungguhnya, pentas seni dari masing-masing regu. Paginya kultum, senam pagi, materi  beribadah, penjelajahan, dan pelantikan regu ambalan.