Keluarga besar Karo di perantauan, khususnya di Lhokseumawe dan Aceh Utara, melaksanakan janji dan tepung tawar pengukuhan secara adat bagi anggota keluarga baru yang masuk menjadi anggota Marga Silima yang dirangkai dengan arisan keluarga Marga Silima di Pantai Rancong Komplek Marinir Lhokseumawe, Minggu (3/6) dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Acara adat ini menurut Ketua Marga Silima Rasliana Sebayang sudah menjadi kebiasaan dalam keluarga Karo di perantauan. Apabila ada keluarga kita, famili kita, atau anggota keluarga yang mau masuk, sepanjang dia orang Karo, ya dipersilakan. Apalagi orang ini sudah banyak tahu tentang keluarga Karo, tarian, nyanyian, dan upacara-upacara adat lainnya.

Saudara kita yang dipesejuk dengan pakaian adat ulos  Karo bernama Bachtiar Ginting dan istrinya Siti Hawa Pinem merupakan anak angkat dari keluarga Hanafiah Ginting. Kita merasa bangga dan terima kasih atas kesediaan keduanya memasuki keluarga Marga Silima atau  karo. Dengan memasuki keluarga Karo, Saudara diharapkan dapat melaksanakan hal-hal yang berkaitannya dengan AD / RT, baik itu menjenguk orang sakit, udangan, atau yang laiinya.

Keduanya terlihat bahagia, senyum sumringah tampak di wajahnya ketika pakaian ulos dikenakan oleh orang tua angkat mereka. Silih berganti saudara yang hadir menepung tawari saudara baru dengan ucapan semoga dapat menambah keakraban di antara mereka.