Pimpinan Dayah Modern Arun H. Zainal Yakob Direktur Pendidikan Yapena Drs. Bachtiar Yusuf, dan Zakaria Yahya tengah mewisuda siswa Aliyah dalam prosesi Wisuda Perdana Damora

Keluarga besar Dayah Modern Arun Lhokseumawe (Damora) mengadakan sebuah acara resepsi wisuda perdana siswa kelas IX Madrasah Aliyah 2011/2012 di Gedung Olah Raga Komplek PT Arun dihadiri Kapolres Lhokseumawe, asisten 1 Kota Lhokseumawe, manajement PT Arun, Ketua BDI PT Arun, Direktur Misbahul Ulum Paloh, Ketua Komite Damora, Pimpinan Dayah Modern Yapena, para kepala sekolah di lingkuangan Arun, ustazd dan ustazah, orang tua wali santri, dan seluruh santri Damora

Para wisudawan tengah menyimak laporan Drs. Bachtiar Yusuf dalam Wisuda Perdana Damora Lhokseumawe

Drs. Bachtiar Yusuf, MBA Direktur Pendidikan Dayah Modern Arun mengatakan wisuda perdana Dayah Modern Arun setelah tiga tahun berkiprah dalam dunia pendidikan. Hari yang amat penting,  akan  menjadi sejarah perjalanan amat berharga bagi Damora ke depan, terlepas bagaimana hasilnya setelah diketahui siswa lulus 100 % dengan nilai sangat memuaskan yaitu sejumlah 19 orang siswa.

Angka  19 ini punya sejarah, tiga tahun lalu saat menerima santri baru, santri Aliyah berjumlah 32 orang, sekarang tinggal 19 orang. Keadaan ini karena sekolah memberlakukan system  kenaikkan kelas yang sangat ketat. Dayah Modern Arun menginginkan di akhirnya kelas tiga ini tidak bermasalah, yang menjadi konsep dan cikal bakal untuk Damora selanjutnya, dan mengucapkan selamat kepada santri yang diwisuda hari ini. Keberhasilan ini bukanlah perjuangan akhir, kegiatan anak masih panjang, masih ada kegiatan lain menghadapi perguruan tinggi, seperti  yang lulus di Saskia  Bogor ekonomi syariah 7 orang, University Yogyakarta  8 orang, di IAIN Banda Aceh 1 orang, Aroyah Sukabumi 1 orang, LIPIA Jakarta 1 orang, dan sekolah penerbangan 1 orang.

Dikatakannya , misi Damora yang berkaitan langsung dengan kelulusan, mereka memiliki aqidah yang salimah, akhlakulkarimah, dan beramal saleh. Mampu bersaing di dunia pendidikan. Diharapkannya, setelah lulus, mereka dapat mewujudkan ini semua.  Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada manajement PT Arun, Dinas Pendidikan, kementerian Agama, yang telah bekerja sama dengan baik sehingga program kurikulum, program kebijakan, dapat dilihat hasilnya seperti sekarang ini, dan mahon maaf atas kepercayaan  orang tua siswa  pada sekolah.

Abubakar Siddiq mewakili wali murid wisudawan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dayah yang telah melahirkan ide cemerlang dalam melahirkan dayah di Aceh, ustazd dan ustazah yang telah menggembleng anak-anak mereka, dan mengharapkan para wisudawan untuk melanjutkan cita-citanya ke perguruan tinggi dengan membawa nama baik orang tua, guru, dan masyarakat.

Asisten 1 Kota Lhokseumawe menyampaikan pesan bahwa pendidikan kota Lhokseumawe sangat maju dan patut dinilai pada posisinya yang penting di Aceh, pembiayaan segi pendidikan kota ini telah melampaui di atas rata-rata  kewajiban yang dibebankan pada pemerintah, kehadiran lembaga pendidikan yang dikelola oleh lembaga lain  di Lhokseumawe patut dan pantas disambut dengan baik.

Wisuda perdana ini diisi dengan pembacaan puisi Saat Terakhir karya Devika, wisudawan terbaik  Aldi Febrian dan uji kemampuan menghafal 10 juz Ichsan Zulfandi yang dipandu ustazd Zakaria Yahya, nasyid, pembacaan syair  berbahasa Aceh, ditutup dengan foto bersama wisudawan dengan orang tua siswa.