Maimun Yusuf mewakili orang tua siswa tengah memberikan bingkisan kenang-kenangan kepada kepala sekolah M. Amin Ismail, Hasan Marino, Abdullah Abubakar, dan Bangbang Pujiarto


Sudah menjadi tradisi kalau di kalangan siswa, tiap tahun diadakan acara perpisahan siswa kelas akhir, khususnya bagi mereka yang akan menamatkan pendidikannya di jenjang sekolah dasar. Acara dikekmas sedemikian rupa dan apiknya, sehingga menimbulkan kesan mendalam bagi yang mengadakan, seperti yang ditampilkan Sabtu (26/5) di Multipurpose Lhokseumawe perpisahan antara murid dan guru SD Negeri Arun tahun ajaran 2011-2012 yang didahului pembacaan ayat suci Al Quran oleh Salsabila dan tari ranub lampuan.

M. Amin Ismail, S.Pd. kepala SD Negeri Arun mengucapkan terima kasih kepada management PT Arun, pengawas sekolah di lingkungan LNG Arun, pengurus komite, kepala –kepala sekolah TK, SMP, SMA, orang tua siswa, dan semua siswa kelas 6 yang hadir memenuhi undangan perpisahan. Beliau juga melaporkan 87 siswa  dikembalikan kepada orang tua masing-masing, menjelang UN dan UAS bapak ibu guru di sekolah telah berusaha memberikan yang terbaik buat anak-anak, baik try out dan les, hasilnya sudah ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Harapannya anak-anak dapat belajar kembali lebih giat karena untuk masuk SMP dibutuhkan cara-cara belajar yang lain tidak seperti waktu SD, dan memohon maaf kepada orang tua  murid bila terdapat kesalahan selama ini.

M. Rizki Aufa mewakili siswa kelas 6 memohon maaf dan terima kasih kepada bapak ibu yang telah mengajar mereka dengan susah payah, 6 tahun  terasa cepat berlalu bagi mereka dalam menuntut ilmu,  banyak kenangan yang mereka dapatkan dari bapak ibu guru, dan berpesan kepada adik-adiknya agar mematuhi orang tua, dengarkan kata-kata guru, jadilah generasi yang meneruskan cita-cita mereka menjadi panutan bagi adik-adik kelas.

Acara kesenian yang menjadi acara puncak menampilkan tari ranub lampuan, tari gembira, tari saman, dan berbagai macam tarian lainnya, ditutup dengan drama musikal. Semuanya menakjubkan, mengherankan kita yang menyaksikan.  Pada acara tersebut terlihat jelas kemampuan anak-anak. Mereka meliukkan tubuhnya, menyuarakannya, dan menyanyikan. Tanpa polesan seorang guru, mustahil anak-anak mampu berbuat seperti yang diharapkan.

Sementara itu, Maimun Yusuf mewakili orang tua wali murid berharap agar putra –putri kami yang telah dididik dapat menjadi manusia berguna bagi bangsa dan negara,  serta memuji kesabaran bapak dan ibu yang sangat luar biasa, cara-cara atau metode yang ditempuh juga sangat berarti  dalam membina anak-anak mereka.