Dengan semangat kebersamaan menjal

in persaudaraan keluarga besar Arun di kampung halaman, telah terukir dengan tinta emas antara guru dan murid keluarga besar Arun.  Reuni akbar terbesar sepanjang berdirinya sekolah yang ada di Arun ini berlangsung  dari 16-18 Maret 2012 di gedung Multipurpose Batuphat Lhokseumawe. Pertemuan ini dihadiri VPD PT Arun, unsur manajement, bapak ibu guru semua angkatan dari Tamansiswa, Yapena, dan sekolah negeri Arun.

Dalam sambutannya mantan Ketua Perguruan Tamansiswa LNG Arun Drs. Bachtiar Yusuf MBA menyambut baik acara bisa terselenggarakan ini, mulai dari pagi ketika upacara penyambutan di SMP Arun, pesertanya dari 1983-2007 juga cukup banyak, namun yang hadir sekitar 280 orang. Hitung punya hitung alumni Arun dari tahun pertama sampai sekarang 4553 orang berarti sekitar 6-7% hadiri dalam acara ini.  Kegembiraan anak mantan siswa Arun ini begitu terasa manakala Pengawas Pendidikan Mosa Arun rencananya dari pertemuan alumni ini diusahakan wadah yang menghimpun alumni masa datang

Disebutkan beberapa nama alumni yang telah dan berhasil di dalam dunia kerja misalnya Evan Bandara berhasil di Surabaya dengan usaha-usahanya, T. Edwin jadi pelawak dan presenter ternama, Armayadi di Nagan Raya, Hendra Afiat di Jakarta, dan Fikri Murdhana jadi  pengusaha terkenal di Kalimantan.

Fikri Murdhana mengajak para alumni untuk merapatkan barisan dalam satu wadah Ikasa (Ikatan Alumni Sekolah Arun) yang semuanya alumni berasal dari sekolah Arun. Wadah ini untuk memberikan gambaran pada pihak PT Arun, orang tua, dan guru-guru yang telah membukakan mata hati mereka. Inilah wadah yang telah lama dibentuk, bagi orang yang pernah mencicipi pendidikan di Arun. Dari seluruh angkatan mereka berhasil mengumpulkan sumbangan sebanyak 43 Juta yang diserahkan buat guru-guru yang sudah mengajar mereka selama ini.

Acara semakin heboh dengan tingkah macam-macam saat keliling komplek Arun, foto bersama di SMA Arun, SD Arun, jalan-jalan ke Ujong Blang, dan wisata kuliner di Bascamp dan Pasar Pagi Batuphat Lhokseumawe