Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman tengah membuka kursus wartawan dan resepsi ulang tahun haba Rakyat ke-4 di Langsa


Hari ulang tahun ke-4 digelar dengan acara resepsi, pelatihan wartawan, dan rapat kerja staf dan untuk menjalin silaturahmi  antara insan pers haba rakyat, makin mahir dalam penulisan berita, dan semakin kokoh menghadirkan berita-berita menarik di tengah-tengah masyarakat. Acara   ini mengusung tema Dengan HUT ke-4 SKU haba Rakyat Kita Tingkatkan Peran Pers Sebagai Mitra dan Kontrol Sosial dalam Membangun Bangsa, yang dihadiri empat orang pendiri haba Rakyat di antaranya H.M. Yusuf Akoep, BA, Burhanuddin Ilyas, SE, Wasril Chaniago, dan Pemred Rusli Abdah

Ir. Abdurrahman Ardo, MM, MPd, selaku ketua panitia mengatakan semoga dengan adanya pelatihan ini hasil berita dari haba Rakyat lebih bagus lagi. Haba Rakyat sekarang ini sudah beroplah 2000 examplar. Pimpinan tertinggi H.M. Yusuf Akoep, BA sekarang Marwan Muhammad.  Dasar pertemuan ini rapat staf 4 Arpril 2011 dan SK dari pimpinan umum  tertanggal 14 Juni 2011, pelaksanaannya 23-24 Juli 2011

Peserta tengah mendengarkan pemateri dari wartawan senior

Dikatakannya peserta  kursus kewartawanan bagi setiap wartawan haba Rakyat ini dari Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie, Aceh Selatan, Simelue, dan Banda Aceh dengan jumlah peserta 30 orang. Peserta di tempatkan di hotel Harmoni Langsa dan kegiatan di pusatkan di gedung Kwarcab Langsa. Kegiatan terdiri atas kursus kewartawanan, rapat kerja staf, dan resepsi yang dilaksanakan 24 Juli 2011.

Dalam kaitan pelatihan atau kursus kewartawanan ini, panitia mengundang nara sumber Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman, seorang wartawan senior Berlian AW, Drs. Nabhani, MBA, H.Ibnu Sadan, dan Pemred Rusli Abdah sedangkan segala biaya bersumber dari sumbangan dari Biro dan Wartawan haba Rakyat dengan jumlah 15 juta rupiah. Kepada peserta nantinya akan diberikan sertifikat dan rompi HUT haba Rakyat

Atraksi debus dalam rangka HUT ke-4 haba Rakyat

Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman ketika membuka acara resepsi dan pelatihan wartawan ini mengatakan bahwa untuk menjadi wartawan dibutuhkan keberanian, kesabaran yang tinggi,  ulet, dan kerja keras. Tanpa itu  semua, mustahil kita bisa menjadi wartawan. Beliau sangat banyak memberikan contoh kepada wartawan yang ikut pelatihan, mulai dari mencari dan mengumpulkan berita, mengedit, dan mempublikasikan kepada masyarakat.

Kita  perlu mencontoh empat tokoh wartawan haba Rakyat, yang dengan gigih telah mengisi lembaran hidup kita ini dengan menghadirkan ke tengah-tengah masyarakat sebuah media surat kabar haba Rakyat. Mari kita lanjutkan dan teruskan apa yang mereka cita-citakan menjadi wartawan handal. Kalau wartawan haba Rakyat tidak mengadakan perubahan, tidak mau membaca, tidak mau menambah ilmu, itu akan ketinggalan, katanya

Yang paling menarik dari acara ulang tahun dan resepsi ini tampilnya group debus Banda Khalifah Aceh Timur. Mula-mula mereka membawakan lagu-lagu Aceh kemudian acara debus. Meskipun acaranya berada di awal namun mampu memukau hadirin. Kita bisa bayangkan, tubuh ini ditusuk-tusuk dengan benda tajam seperti pisau. Anehnya, penari yang umumnya lelaki ini tiada merasa sakit sedikit pun. Mereka lelaki muda bahkan sudah setengah tua. Dengan tenangnya menusuk tubuhnya sendiri sambil menari, bergantian tiga sampai empat orang.