Ustadz KH Abd Syafi Alwi imam mesjid Istiqamah tengah memimpin pensyahadatan Dongan Simangunsong

“Katakan ya Muhammad, aku Rasulullah untuk sekalian alam, diutus untuk manusia dan alam”. Perkataan tersebut telah mengantarkan hamba-Nya untuk mengejar zat Yang Maha Pengasih, zat yang tak sanggup kita menghalanginya, tak kecuali pada diri seorang Dongan Simangunsong.
Pada Kamis malam (16/6) Dongan Simangunsong , putra Tapanuli Utara Sumatera Utara, kelahiran desa Parsosoran Kecamatan Groga, 2 April 1979, anak pertama ini berganti keyakinan dari agama Kristen Protestan menjadi pemeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Muhammad Fazli Simangusong . Pensyahadatan dilakukan pukul 19.45 WIB di Mesjid Istiqamah LNG Arun Batuphat Lhokseumawe sebelum sholat Isya dibimbing KH Abd. Syafi Alwi Imam Mesjid Istiqamah PT Arun
Di hadapan ulama dan jamaah Isya yang hadir, putra Batak yang kini tinggal di jalan Yayasan Al Qaf Lhokseumawe ini dan bekerja sebagai selebritis kota Medan telah berikrar dan berjanji dengan sepenuh hati untuk menjadi pemeluk agama Islam. Ketika ditanya haba Rakyat apa yang mengubah keinginan untuk memeluk Islam, lelaki ini mengatakan bahwa dia mau mempelajari ajaran agama yang benar, agama yang mampu mengubah prilaku yang kurang terpuji.

Muhammad Fazli Simangunsong menerima bingkisan dari Ketua BDI Nurdin Idris

Ustadz Lukmanul Hakim dari Sukabumi memberikan nasihat bahwa setiap umat yang masuk ke dalam agama Islam hendaknya tetap dalam keislaman, baik ketika masih hidup, bahkan ketika matinya. Rasulullah SAW bersabda tahukah kamu ya Amar sesungguhnya Islam itu menghancurkan dosa-dosamu yang dahulu telah engkau lakukan, di depan ada kertas putih yang akan ditulis dengan tinta bewarna, lembaran dulu hitam berubah putih tergantung warna yang kita gunakan, melakukan konsekuensi dari kalimat syahadat, 1) ikhlas dalam beribadah, berpuasa, menafkahkan harta kepada Allah, 2) iktiba, mengikuti ibadah atau tuntunan yang dibawa Rasulullah SAW. Bila ini dilakukan, berarti sudah istiqamah. Wasiatnya adalah berupaya mengejar ketinggalan, timbalah ilmu keislaman yang tidak kita ketahui, bagaimana cara shalat, baca Al Quran yang benar, mengetahui hukum-hukum Islam sehingga berkualitas dan mulia di hadapan Allah SWT.