Pak Amin Ismail, S.Pd tengah menerima bingkisan dari siswa kelas 6 dalam acara perpisahan di Multipurpose


Untuk mengakrabkan tali silaturahmi dan menjunjung  tinggi akhlak mulai guna meraih cita-cita di kemudian hari, siswa SD Yapena mengadakan perpisahan dengan guru-guru  mereka di gedung Multipurpose Lhokseumawe, Kamis (2/6)

Perpisahan kali ini  diawali pembacaan ayat suci Muhammad Farhan Alkhairi dan Elvina Rossa membacakan saritilawah dan dihadiri oleh kepala SD Yapena, bapak dan ibu dewan guru, bapak ketua umum Yapena, ketua komite,  direktur Yapena, serta siswa kelas enam SD Yapena yang diisi dengan acara tari ranub lampuan, pianika, angklung, lagu solo Athaya Ula Al Biaroza, tari toppade, rapai, lagu  solo Takut, tari kreasi Aceh, tari saman, lagu Sahabat Sejati, Lanskar Pelangi, dan puisi Terima Kasih Guruku.

Enam tahun sudah menggeluti pendidikan di SD, tetapi begitu cepat rasanya berakhir. Konon lagi bila diasuh dan dididik guru-guru dan pelayanan kasih sayang,  terasa bagai enam bulan saja. Salah satunya adalah perhatian diberikan guru-guru SD, perhatian yang diberikan oleh pahlawan tanpa tanda jasa itu tak ternilai harganya, berkat mereka pula kami sekarang bisa menatap dunia. Petuah dan petunjuk selama ini yang disampaikan banyak terabaikan, padahal sangat bermanfaat, kita nggak tahu bagaimana kehidupan yang akan datang, guru-guru Yapenalah telah membina kepribadian siwa dengan shalat berjamaah, demikian Muhammad Hawari Zuhri  mewakili siswa kelas 6 berterima kasih kepada bapak ibu guru Yapena yang dengan ikhlas mendidik mereka ke jalan yang lebih baik

Siswa-siswi kelas 6 tengah membawakan lagu Terima Kasihku dalam perpisahan

Kepala Sekolah SD Yapena pada kesempatan itu mengatakan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu sehingga acara perpisahan dapat terlaksana, dan kepada anak-anak telah berusaha untuk lulus, dengan mengikuti ujian UAS dan UN, lulus tidaknya sangat tergantung hasil ujian anak sendiri. Semoga dengan perpisahan ini kalian tetap ingat kepada guru-guru dan mengucapkan selamat jalan kepada anak-anak yang akan melanjutkan pendidikannya, kata  M. Amin Ismail.

Acara ini makin semarak manakala dua gadis cilik Kasya Nabila dan Vena Shintia memimpin acara kesenian. Dengan suara lantang keduanya memanggil satu-satu pendukung acara. Tari ranub lampuan dengan sembilan penari  mengisahkan sebuah persembahan khusus tamu. Begitu pula angklung dibawakan 40 siswa makin asyik untuk dinikmati. Belum lagi lagu  Sahabat Sejati  mampu memukau penonton. Semua gembira tatkala band cilik Laskar Pelangi tampil. Acara itu pun berakhir dengan puisi terima kasih dan foto bersama dewan guru