Kapolsek Muara Satu Iptu Ichsan bertindak sebagai inspektur upacara Hardiknas di Kecamatan Muara Satu Lhokseumawe


                Upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2011 tingkat kecamatan Muara Satu Lhokseumawe, dengan mengambil tema Pendidikan Karakter Sebagai Pilar Kabangkitan Bangsa dengan sub tema Raih Prestasi, Junjung Tinggi Budi Pekerti, berlangsung di lapangan upacara SMP Yapena Lhokseumawe

Peringatan Hardiknas tahun ini menjadikan anak bangsa makin tumbuh dan berkembang intelektualitas menuju kemandirian yang didambakan setiap orang, diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran Cut Safira Mustaqilla, pengibaran bendera merah putih Yopi, Farly Andaresy, Iqbal, pembacaan naskah undang-undang Aufa Dumara, janji siswa Ika Fitria, komandan upacara Fathan Qaedi, inspektur upacara Iptu Ichsan Kapolsek Muara Satu, diikuti pimpinan UPTD Muara Satu dan staf, kepala sekolah, guru-guru Yapena,  serta 321 pelajar.

Mendiknas dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kapolsek Muara Satu mengatakan terima kasih dan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional kepada segenab insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak dalam dunia pendidikan, atas segala ikhtiar, kepedulian, perhatian yang telah diberikan dalam membangun duna pendidikan sekarang ini.

Inspektur upacara tengah membacakan nasehat dari Meteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional

Kita berperan utama sekaligus subjek dan objek, keilmuan sebagai medianya, memanusiakan manusia sebagai tujuannya yang terus berkembang, kita harus memuliakan bangsa ini menjadi bangsa yang besar, maju, demokratis, dan sejahtera. Pendidikan yang kita bangun ini bukan hanya kemuliaan diri semata, tetapi kesantunan yang mampu menumbuhkan kepandaian intelektual untuk membangun kreatifitas dan daya inovasi, dengan memegang teguh berbakti dan kasih sayang yang tinggi

Saat membacakan pidato Kapolda Aceh, beliau mengharapkan supaya anak-anak tidak terpengaruh dengan dampak yang ditimbulkan akibat kemajuan teknologi. Salah satu  dampak yang ditimbulkan adalah sekarang ini narkoba, pornografi, kecelakaan lalu lintas, dan tindakan criminal sudah masuk dalam dunia pelajar. Sebagai Kapolda ikut prihatin terhadap apa yang dialami para pelajar sekarang ini. Wujud dari itu semua, saat ini telah ditandatangani MOU antara Polda Aceh, Dinas Pendidikan Provinsi, Departemen Agama yaitu program polisi sawu sikula yang  merupakan implementasi dan kontribusi kepada dunia pendidikan.

Peserta upacara Hardiknas yang mengikuti upacara di kecamatan Muara Satu

Dalam program ini pihak kepolisian akan mengirimkan petugasnya ke sekolah-sekolah mulai dari TK sampai SMA untuk menyampaikan pesan kamtibmas dengan mengadakan penyuluhan tentang bahaya narkoba, pornografi, tindakan criminal, dan kecelakaan lalu lintas. Insyaallah, mulai tahun depan kegiatan ini masuk menjadi kegiatan intrakurikuler.

.