Siswa sedang mengerjakan soal pada ujian akhir tingkat SMP di SMP Negeri 6 Lhokseumawe


Ujian akhir siswa kelas IX tingkat SMP untuk wilayah Lhokseumawe dan sekitarnya berlangsung lancar dari tanggal 25-28/4. Hal itu dijelaskan oleh Tarmizi sekretaris ujian nasional SMP kota Lhokseumawe. Dikatakannya bahwa dari jumlah 3515 siswa yang ikut ujian di hari pertama, sebanyak 32 siswa tidak ikut dengan berbagai alasan.

Dikatakan oleh beliau, mereka tidak mengiktui alasan di antaranya selama ini siswa tersebut memang kurang aktif dalam kegiatan belajarnya. Dari hasil itu, siswa yang kurang aktif tadi, sebenarnya telah didata dan didaftarkan agar mereka bisa ikut ujian. Perhatian pemerintah telah berupaya keras agar mereka itu bisa ikut ujian.

Dari 32 siswa yang tidak ikut ujian, di antaranya MTs Negeri Batuphat, SMP Negeri 10 kecamatan Blang Mangat sebanyak 6 siswa, SMP Islam Pase, SMP Negeri 2 sebanyak 4 siswa, selebihnya di sekolah SMP lainnya

Sementara itu, Rohana selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 6 mengintruksikan siswanya, dalam mengikuti ujian ini hendaknya jaga ketertiban, kesopanan, teliti dan hati-hati, jaga lingkungan jangan kotor dan basah, jangan mondar-mandir ke toilet, jaga marwah sekolah, jangan tergesa-gesa, periksa kembali hasil akhir, dan ibu berdoa agar semua sukses dan lulus 100 %.

Demi anak, seorang ayah rela memapah anaknya yang akan ikut ujian akhir

Dari pantauan haba Rakyat di lapangan, ternyata siswa yang sakit pun ikut serta bersama rekan-rekannya yang lain. Mereka tidak mau ujian sendiri, nggak enak, daripada ujian sendiri, lebih baik gabung dengan teman, selain bisa dan mudah berinteraksi, juga  mereka juga bisa membantu saya ketika berjalan kata seorang di antara mereka.