Kepala MTs Damora tengah membagikan makanan ringan kepada anak-anak saat mereka mengunjungi kawasan wisata Bate Iliek Samalanga Kabupaten Bireuen


                Udara terasa segar dan embun membasahi dedaunan. Mentari seakan mengerti dan tahu diri, sinarnya pelan tapi pasti, ya indah sekali, indahnya pagi Sabtu (23/4) ketika bocah-bocah pelajar tingkat SMP dan SMA bergegas menuju ke lapangan upacara. Mereka sekejap lagi akan menerima rapor MID semester genab. Perasaan pun berkecamuk dalam dada. Lihatlah, saat itu mereka semua telah kumpul di arena upacara untuk mendengarkan kapan pembagian rapor tiba. Sekejap kemudian hati mereka  beriang sukma manakala  kepala sekolahnya Galingga Lubis berniat mengajak anak-anak untuk piknik yang wanita ke Bate Iliek dan laki-laki ke Sawang.

Kepala sekolah mengatakan agar anak-anak mengikuti kegiatan ini  dengan perasaan senang, nikmatilah  fasilitas yang diberikan oleh dayah, untuk menggembirakan kalian setelah mengikuti ujian MID semester genab, dan hilangkan rasa bosan dengan bergembira ria. Ingat, besok hari Minggu baru bapak bagikan nilainya.

Selanjutnya, guru yang akrab dengan siswanya ini pun berpesan supaya anak-anak dapat melestarikan lingkungan ini, jangan dirusak mana yang telah bagus kalian lihat, manfaatkan sebaik mungkin kesempatan ini, karena berlangsung hanya sekali, sehingga setelah kalian masuk sekolah dan sekembalinya mereka ke dayah anak-anak benar-benar fres semangatnya

Anak-anak Damora lagi santap siang di pantai wisata Bate Iliek Kabupaten Bireuen

Di tempat rekreasi pantai Bate Iliek Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen  mereka tidak langsung mandi-mandi, melainkan bermain tebak-tebakan. Anehnya permainan ini diisi dengan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Arab. Di sini mereka dituntut mempraktekan pelajaran di sekolah.

Menurut pembinanya, Sofwani mengatakan anak diminta untuk semakin tumbuh kreativitas pada diri anak sebab daya kreativitas begitu penting,  berkembang pola pikirnya sehingga apa yang dipelajari bisa bertahan lama, bisa paham mereka akan kata-kata dari ketiga bahasa tersebut, dan ternyata permainan itu memang bermanfaat banyak.

Sementara itu seorang warga yang ditemui haba Rakyat M. Amin mengatakan mereka merasa senang dengan adanya mereka kumpul kemari, ibu-ibu yang arisan, makan-makan, dan dapat memberikan semangat baru untuk berdagang di sini, tidak hanya objek wisata Bate Iliek saja yang dikunjungi, tetapi yang lainnya juga

Seorang siswa Maqfirah Cahya Aldi mengatakan dia sangat senang dengan acara ini, di samping berlatih berpikir, kita juga dapat senang, pokoknya gembiralah. Saya merasa senang bisa menghilangkan bosan selama di pesantren, dan rasanya plong, pokoknya seneng banget, ujar Sri Shauma Meutia mengakhiri.