Peserta tengah menerima materi Bermain dan Belajar yang disampaikan Team Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan yang di dalamnya tersirat nilai-nilai pendidikan saling merhargai, kasih sayang, dsb

Belajar bersama anak dengan cara bermain merupakan kegiatan positif untuk menumbuhkan kepercayaan anak terhadap masalah yang dihadapi. Masalah sesulit apapun yang dihadapi anak, bila kita bisa menempatkan anak pada porsinya, tentu anak dapat mengatasinya. Terlebih lagi kegiatan ini dilakukan di alam bebas, seperti yang dilakukan tim Relawan Perempuan untuk Kemanusiaan Kabupaten Aceh Utara, Minggu (20/2)

Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 s.d 16.00, melibatkan 4 desa masing-masing desa Jambo Masjid kecamatan Blang Mangat, kecamatan Muara Batu, kilometer 8 simpang 4 Simpang Keramat, dan seputaran Aceh Utara, dengan peserta 70 orang warga berusia 12 hingga 17 tahun, yang umumnya wanita, dan tiga relawan Taufiq Riswan, Maida Safrina, dan Kamaruddin, ditambah dengan pendamping dari comunitas organisasi dan kaum perempuan desa

Menurut Pelaksana Pendidikan dan Penggalangan Dukungan Publik, Taufiq Riswan mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari pelaksanaan training yang dilaksanakan oleh RPUK di 16 desa yang tersebar di Aceh, sebagai pilot proyek di 4 desa yang ada di Aceh. Anak-anak dilatih agar mampu berbuat adil, menghargai orang lain, dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat

Sementara itu, Devinisi Pengorganisasian di Masyarakat Maida Safrina, kegiatan ini  dimaksudkan untuk menggali potensi anak dalam mekanisme pelayanan konflik, bentuk wujud dari efektifitas hubungan ke atas yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia  sesuai inpres 36/1990 tentang partisipasi anak dan kepentingan anak. Dengan kegiatan ini anak-anak terbiasa berbuat baik dan menguntungkan, tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga untuk orang lain.