Siswa-siswi SMP dan SMA Yapena tengah mendengarkan ceramah Maulid yang disampaikan ustadz Irfan Yusuf dari Medan di gedung auditorium jalan Bontang Lhokseumawe, Senin (14/2)

Sebanyak 670-an siswa SMP dan SMA menggelar acara Mualid Nabi Muhammad SAW tahun 1432 H di gedung auditorium SMA jalan Bontang Komplek PT Arun, Batuphat Lhoseumawe, dengan mengundang penceramah Irfan Yusuf dari Medan, Senin (14/2), dan dihadiri Direktur Pendidikan Yapena Drs. Bachtiar Yusuf, kepala SMA Yuliwati, kepala SMP Mukhlisuddin, M.Pd, guru-guru Yapena, dan pelajar  SMP dan SMA

Sebagai penceramah yang pandai membaca suasana ditambah gaya kocaknya yang khas dari Medan, Irfan Yusuf menerapkan metode ceramahnya samiqna wa attoqna mengajak hadirin senantiasa bersalawat kepada Nabi Muhammad bagi yang mau mendapat safaatnya kelak dan mencontoh sifat nabi. Dalam mencintai rasul hendaknya tidak setengah-setengah, harus utuh. Janganlah jadi orang selalu ikut-ikutan, apa yang dibuat orang barat kita tiru, belum tentu yang kita ikuti benar menurut Islam.

Beliau katakan lagi, sebagai umat Islam hendaknya kita bila bertemu mengucapkan salam, makmurkan mesjid, menghargai seni sebagus Al Quran, tahajut malam. Jadikanlah diri ini orang yang mencintai sekaligus salawat kepada nabi.

Diakhir ceramahnya, masih diiringi galak dan tawa, Irfan Yusuf menguraikan 3 hal bagi manusia yang mendapatkan safaatnya, di antaranya 1) jadi anak jangan durhaka kepada orang tua dan guru, jauhi narkoba demi masa depan, tunjukkan prestasi terbaik kalau ingin bahagiakan orang tua, 2) tidak boleh memutuskan tali silaturrahmi, karena di sinilah sebenarnya kekuatan Islam, 3) jangan bakhil atau  sombong, orang yang tak mau bersalawat bila nama Nabi Muhammad termasuk salah satu  sifat bakhil.