Pembicara H. Sahiri Hermawan, SH,MH sedang menyampaikan materi Membangun PGRI yang Kuat dan Bermartabat di Yayasan Sukma desa Panggoi Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe, Rabu (29/12)

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 18 dan Persatuan Guru Republik Indonesia ke-65, PGRI kota Lhokseumawe mengadakan kegiatan pemantapan tugas guru di aula Yayasan Sukma desa Panggoi Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe, Rabu (29/12) dengan mengambil tema Membangun PGRI yang Kuat dan Bermartabat

Acara yang dipandu Rohana, S.Pd ini diikuti oleh 700 peserta dari guru Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, serta dihadiri Asisten 2 kota Lhokseumawe, Kadisdikpora, Ketua PGRI Lhokseumawe, Ketua PGRI Provinsi, Rektor Unsyiah, dan nara sumber Sahiri Hermawan, SH, MH Sekretaris Jenderal PB PGRI.

Peserta sedang menyimak penjelasan Membangun PGRI yang Kuat dan Bermartabat yang disampaikan narasumber H Sahir Hermawan, SH,MH di aula Yayasan Sukma desa Panggoi kecamatan Muara Dua Lhokseumawe

Dalam amanatnya ketika mengawali acara ini, M. Jakfar, S.Pd. Ketua Panitia Pelaksana mengatakan bahwa sebagai guru marilah kita meningkatkan profesionalisme kerja guru, baik di perdesaan bahkan diperkotaan, meski sebenarnya kesejahteraan guru masih perlu  penambahan, dan kesejahteraan guru dan perlindungan guru dapat kita bina melalui organisasi guru yang kuat dan bermartabat.

Asisten 2 kota Lhokseumawe A. Murad AB ketika membuka acara ini mengatakan terima kasih pada PGRI dan Yayasan Sukma atas terselenggaranya acara ini. Acara semacam ini memang amat diperlukan mengingat kita sedang membangun di segala bidang, termasuk bidang pendidikan, ucapnya.

H. Sahiri Hermawan sebagai pembicara mengharapkan dalam Membangun PGRI yang Kuat dan Bermartabat maka setiap anggota PGRI harus melakukan konsolidasi organisasi, adanya peningkatan kinerja pengurus dan anggota, terbukanya sistem keungan dan perkantoran, kemandirian, peningkatan kerja sama, dan adanya penataan anak  lembaga dalam mengembangkan organisasi PGRI secara menyeluruh. Selain itu, PGRI kuat bila keanggotaannya jelas, mampu membiayai perjuangan anggota, melaksanakan kewenangan, demokrasi, diakui keberadaannya, dan independen

Selain itu katanya, konsolidasi dapat meningkatkan organisasi. Forum organisasi dan kepengurusan sesuai ketentuan, akomodatif, pelatihan kader dan keterampilan perlu  disiapkan oleh PGRI kabupaten / kota.