Vice Presiden PT Arun Ir Fuad Buchari memimpin upacara 65 Tahun Kemerdekaan RI, di stadion PT Arun Lhokseumawe, Selasa (17/8)

Kemerdekaan adalah rahmat Allah yang harus tetap disyukuri oleh segenap anak bangsa di mana pun berada. Sebab, sebuah kemerdekaan tidak akan pernah tercapai tanpa dibarengi dengan pengorbanan. Begitulah nikmat yang dirasakan oleh semua lapisan masyarakat bangsa saat ini. Bangsa yang telah meninkmati hasil perjuangan anak bangsa masa lalu. Kini sudah saatnya kita mengisinya dengan kegiatan yang penuh warna, mengangkat harkat dan martabat bangsa sejajar dengan bangsa lain dengan memberi kontribusi yang bernilai tinggi. Kita sebagai bangsa haruslah tetap mempelajari sejarah bangsa agar dapat menatap masa depan lebih cemerlang, demikian antara lain isi pidato yang dibacakan Fuad Buchari dalam upacara 65 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia setelah dilakukan pengibaran bendera merah putih oleh Paskibra SMA Yapena dengan komandan upacara Yuliadi yang dipusatkan di stadion PT Arun Batuphat Lhokseumawe, Selasa (17/8)

Paskibra SMA Yapena sedang bertugas mengibarkan sang merah putih saat upacara 65 Tahun Kemerdekaan RI, di stadion PT Arun Lhokseumawe

Marching Band Arun Cakra Donya Drum Corps tengah membawakan obade lagu perjuangan dalam upacara 65 Tahun Kemerdekaan RI, di stadion PT Arun Lhokseumawe, Selasa (17/8)

Beliau juga mengajak peserta upacara, sebagai bangsa yang besar, sebagai karyawan dan tenaga kerja professional hendaknya kita dapat memberikan andil dalam pembangunan bangsa, berupaya keras melahirkan kerja penuh makna dalam alam kemerdekaan ini, memberikan kontribusi lebih terhadap kemajuan perusahaan sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal, dan merenungkan apa yang telah kita berikan untuk bangsa ini, serta mengaktualisasikan apa yang kita dapatkan itu demi sebuah perubahan berarti bagi bangsa Indonesia, dengan memberikan solusi terbaik yang bermanfaat bagi pertamina, bangsa, dan negara
Momen 65 tahun Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia tahun 2010 yang diikuti karyawan dan karyawati PT Arun, security, Yakesna, pelajar SD,SMP, SMA, guru-guru Yapena, Dayah Modern Arun, Pramuka, dan ibu-ibu PWP ini terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena bertepatan dengan bulan Ramadhan, sama persis pada awal kemerdekaan dahulu, di mana kedua proklamator bangsa membacakan naskah proklamasi untuk pertama kali.
Upacara yang digelar berakhir dengan pemberian penghargaan kepada empat karyawan terbaik PT Arun yang telah berbuat banyak untuk perusahaan, bangsa, dan negara dan persembahan obade lagu-lagu perjuangan yang diiringi Marching Band Arun Cakra Donya Drum Corps yang menampilkan lagu Halo-halo Bandung, Hari Kemerdekaan, dan Gugur Bunga.