Salamander………..

engkau makhluk Tuhanku

engkau lucu

engkau menarik hatiku

Salamander………….

badanmu panjang

berekor  seumur hidup

4 jari kaki depan 5 jari belakang

bisa jadi berkurang

dalam rentang waktu hidup

salamander………

engkau sungguh memikat

kau tinggal di aneka tempat

di darat, setengah air, sepenuh darat

pohon juga kaujadikan tempat

Salamander………….

dengan perut kau menggeliat

bagai kodok melompat

berkas ototmu cerminkan semangat

menghias badan menambah kuat

Sekali waktu kau di layar

kutatap dikau penuh sabar

oh……….ternyata benar

paru-parumu sangat besar

tuk mengapung di arus besar

pembuluh darahmu halus

jadilah hidupmu sangat mulus

Ketika sendiri tak bicara

meski engkau punya suara

sekali waktu…

terdengar olehku jeritan

karena kau sangat ketakutan

Salamander………..

kau cipta hidup tak resah

kau bernafas dengan tulang lidah

selamatkan jiwa agar tak susah

kulitmu pun ikut berkiprah

Sekali waktu kau menyendiri

buatku sakit hati

menyendiri hindari keramaian

di gua, batang kayu,  dan celah-celah daun

indra penghidumu indah nian

kau gunakan mencari makan

Salamander…………..

engkau aneh sekali

ada kecil dan besar sekali

si kerdil 5 sentimeter

si raksasa 1,5 meter

berjibun di dataran rendah

buatku lenyapkan susah

hutan pegunungan nikmati hari

di ketinggian 4000 meter sudahlah pasti

Salamander………..

salamander………..

engkau makhluk tak sudi diuber

Bila musim kawin tiba

engkau hias hidup penuh tawa

musim kawin kisahkan menarik

jadilah hidup kian antic

lihatlah…..

si jantan gelisah bukanlah panic

dia berharap kekasih cantik

kelenjar jantan berpipa antic

buat betina makin tertarik

aksinya kian menggila

jadilah kasih mau digoda

jantan mencumbu rumit sekali

dengan kloaka betina menarik hati

diambil sperma yang ditinggal jantan

lalu disimpan di air pingitan

jantan tunggu lama nian

hingga menetas buah turunan

Lhokseumawe, 5 Juli 2010

10.40