Demi sebuah cita-cita yang agung yang akan dipersembahkan kepada ayah bunda,tanah air, dan Negara tercinta, perpisahan antara guru dengan siswa kerap terjadi di penghujung tahun ajaran kelas akhir, Sabtu malam (1/5) SMP Swasta Yayasan Pendidikan Arun (Yapena) mengadakan acara perpisahan khusus bagi siswa kelas IX di Multi Purpose Building, Batuphat, Lhokseumawe.

Dalam amanatnya di hadapan management PT Arun, Bupati Aceh Utara, Pengawas Dinas Pendidikan Kota Lhokseumawe, Komite Sekolah, orang tua siswa, dan Kepala – kepala sekolah, para guru, serta siswa kelas VII, VIII dan IX, Kepala SMP Swasta Yapena Drs. Mukhlisuddin, M.Pd mengatakan bahwa tahun ini siswa kelas IX yang dilepas sebanyak 139 siswa terdiri dari 62 siswa laki-laki dan 77 siswa perempuan.

Beliau juga berharap agar para siswa yang nantinya lulus dan melanjutkan pendidikannya di sekolah SMA di mana pun, tetap menjaga nama baik almamaternya dengan menunjukkan prestasi terbaik yang dapat membanggakan orang tua dan sekolah. Persiapkan diri sebaik mungkin dengan terus giat belajar demi keberhasilan masa depan anak-anak sendiri.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Arun Ridwan Ishak mengucapkan selamat pada siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya di SMP. Berbahagialah para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan dengan bekerja keras. Tetapi, janganlah kalian terlarut dengan kebahagiaan, sebab tantangan ke depan lebih besar dan berat. Di SMA nantinya anda dituntut untuk lebih keras dalam berjuang, dengan mengedepankan tanggung jawab secara penuh, dan lebih focus dalam belajar.

Selesai acara sambutan dilanjutkan dengan penyerahan bungong jaro dari wali murid yang diwakili Ketua PWP PT Arun Sahara Fuad yang diterima langsung Kepala SMP Swasta Yapena Drs. Mukhlisuddin, M.Pd.

Perpisahan ini melahirkan kenangan yang mendalam seumur hidup bagi siswa dan guru. Tepuk riuh membahana memecah kensunyian manakala acara kesenian dipertunjukkan. Kesenisan merupakan salah satu wahana bagi manusia untuk mengekspresikan diri. Kesenian juga memeiliki posisi yang strategis dalam dunia pendidikan. Melalui kegiatan seni siswa akan mampu mengasah kepekaan hati dan nurani, yang pada akhirnya akan memperhalus budi pekerti, benar-benar ditunjukkan oleh para siswa yang mengisi acara Kreativitas Seni Siswa Yapena. Berturut-turut mulai dari tari persembahan Ranub Lampuan di awal acara pembukaan, Silmi Mubarak dan Brass Band melantunkan lagu Hari Ini, duet vocalis bintang lagu ciik Aulia Munira dan Farley Andareshi lagu Ketika Cinta Bertasbih, quartet Yeyen dkk dengan Mahadaya Cinta, tari saman, canden, dan rapai’I geleng, Ryan Band berlagu Rindu Setengah Mati, Melepasmu dari Ella Band, ditambah dengan gerakan Guard Show asuhan koreografer terbaik nusantara Erwin Safruddin yang semakin memukau hadirin, Letoy persembahan Husnan Zuhri dan Pelan-pelan Saja vocalis Aulia Munira dari Silmi Band ditutup kolosal siswa kelas IX.
Selesai acara kesenian, seluruh siswa , management PT Arun, para guru, dan orang tua siswa foto bersama sebagai kenang-kenangan peserta didik selama duduk di bangku SMP.