Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh bekerja sama dengan Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara pada Sabtu pagi (6/2) menyelenggarakan Seminar Internasional Pendidikan Islam di Gedung Serba Guna Multipurpose Building, PT Arun, Batuphat, Lhokseumawe.

Kegiatan akbar bidang pendidikan ini mendapat dukungan penuh dari PT Arun NGL, Exxon Mobil Oil, PT Pupuk Iskandar Muda, Bank BPD Aceh dan Pemko Lhokseumawe mengangkat tema Pendidikan Islam dan Tantangan Globalisasi.

Seminar sehari yang dimulai pukul 09.00 WIB dengan diawali pembacaan ayat suci Al Quran yang dibacakan Tgk Rasyidin S.Pd. dan doa Tgk Asnawi dari Cunda Lhokseumawe, menampilkan nara sumber antara lain: Ustazd Doromae Paselo Ketua Umum Persatuan Kuliah Islam Selatan Thai (Perkuis) Thailand, Drs. Abdul Halim Bin H. Ismail Ibnu Sayiddinaa Al Garna Tammadun ( Asia) Pusat Pengajian Ilmu Kemanusiaan (PPIK) University Sain Malaysia P. Pinang Forkim MT GT, USM, Malaysia, Prof. Hasan Asa’ari, M.A Wakil Rektor IAIN Sumut, Prof. Dr. Syafaruddin, M.Pd. Dosen PPS IAIN Sumut, Dr. Fahruddin, M.A. Dosen IAIN Sumut, Prof. Dr. Abdul Mufti, M.A. Dosen PPS IAIN Sumut, dan Drs. Hafifuddin M.Ag. Ketua STAIN Lhokseumawe.

Dalam laporannya, Nurdin Yasin selaku Ketua Panitia Seminar menyampaikan harapan bahwa hasil dari seminar ini diharapkan dapat menjadikan tolak ukur umat Islam di dalam alam global dan menemukan solusinya bagaimana agar umat Islam dapat mengimbangi lajunya arus globalisasi masa sekarang ini serta semua hasil seminar ini akan diedarkan dan dapat diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat.

Drs Hafifuddin,M.Ag mengemukakan pemikirannya saat membuka acara ini. Beliau mengatakan seminar global ini diibaratkan seperti kuda yang berlari kencang. Sang joki naik di atas pelana dengan posisi duduk ke arah depan menuju suatu tujuan yang tepat dan pasti. Kita selaku umat manusia jangan ikut kuda itu dari ekornya saja. Kalau itu yang dilakukan, yang kita dapat hanyalah bau buntutnya saja. Sebenarnya Allah telah berfirman dalam Al Quran Islam adalah sebagai rahmatan lilalamin.

Acara seminar internasional strategi pendidikan Islam dalam pemberdayaan sumber daya manusia dilakukan dengan dua sesi. Sesi pertama dengan Ketua Nurdin Yasin nara sumber Dr. Fakhruddin dan Ustazd Doromae Paselo, serta Prof. Dr. Mufti sebagai penanggap. Sedangkan sesi kedua diisi nara sumber Drs. Abdul Halim Bin H. Ismail, Prof. Safaruddin, M.Pd. dan Prof. Dr. Hasan Asa’ari diketuai Nazaruddin.

Para audians memberi banyak masukan dalam seminar ini lewat tanggapan-tanggapan yang disampaikan dan diresume oleh para nara sumber dengan mengambil kesimpulan: kurikulum mata pelajaran eksak Biologi, fisika, matematika, fisika diusulkan masuk dalam pelajaran agama Islam dan jangan ada perbedaan kurikulum sekolah umum dengan sekolah dari Depag agar dapat mengimbangi arus globalisasi yang kiat pesat dan terus merasuk dalam kehidupan nyata.

“Telah dimuat di SKU haba Rakyat, Langsa-Aceh, Indonesia, edisi 91 Minggu Kedua Februari 2010, hlm 8