Lantunan kasihmu masih ingin kudengar
seperti dulu
ketika bapak belum beranjak pergi
meninggalkan luka menusuk kalbu
hari ini tidak seperti dulu

Lantunan kasihmu masih ingin kudengar
di ambang senja keteduhan hati
yang membangkitkan semangat
yang menyinari tanah kering
yang lalai menjadi ingat
karena bapak sinari kami dengan cahaya-Nya

Lantunan kasihmu masih ingin kudengar
siang malam sampai pagi kembali
yang kelak mengantarkan kami
berdiri tegar tanpa malu
di depan sidang masa penantian pengabdi diri

Lantunan kasihmu, Papa………!
masih ingin kuteguk
masih ingin kurasa
masih ingin kudamba
sampai petang membayang di depan mata ini

Lhokseumawe, 5 Jan 90