Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya Pelatih Drum Band yang ada di daerah Aceh, Pengurus Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Lhokseumawe mengadakan kursus pelatihan bagi Pelatih Drumb Band se-Aceh yang dipusatkan di aula Yapena PT Arun Lhokseumawe, Jumat (26/2)
Kegiatan penataran pelatih drum band tingkat pratama ini turut dihadiri unsur pimpinan PDBI di antaranya Tantawi Ketua Harian Koni Provinsi Aceh, Nurdin Ketua PDBI Provinsi Aceh, Muhammad Ismail, M.Si. Ketua PDBI Kota Lhokseumawe, dan Erwin Syafruddin Pengurus Pusat PDBI Wilayah Sumatera.

Dalam amanatnya ketika membuka acara ini, Ketua Harian Koni Provinsi Aceh mengatakan bahwa penataran ini dilaksanakan kali yang pertama ini di Aceh, dan dipusatkan di Lhokseumawe. Beliau juga mengaharapkan kepada masing-masing pelatih di daerah yang ikut kegiatan ini bisa bertambah pengetahuannya tentang bagaimana mengelola dan menjalankan kegiatan drum band di daerah masing-masing, mempunyai dasar yang kuat dalam melaksanakan kepelatihan drum band bagi peserta didik sesuai dengan SK 17/2004.

Selain itu, kegiatan yang berlangsung dari 26-28/2 ini, menurut Asep Rachmat Mulyana Sekum PDBI Kota Lhokseumawe, diikuti pengurus PDBI Banda Aceh, Lhokseumawe, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang, dengan peserta sebanyak 42 orang dengan jumlah peserta terbanyak 21 orang dari PDBI Lhokseumawe. Kegiatan ini dipusatkan di Lhokseumawe karena Kota Lhokseumawe sekarang ini telah dianggap sebagai barometer kemajuan pembinaan drum band yang ada di Aceh sekaligus untuk melegitimasi pelaksanaan kegiatan drum band di daerah.

Lebih lanjut beliau katakan bahwa penataran pelatih drum band ini diisi nara sumber dari PDBI Sumatera Utara Fakhrurrazi dan Apri Sugiarto, serta Pengurus Pusat PDBI Wilayah Sumatera yang memberi materi pelatihan di antaranya “Pemahaman Petunjuk Teknis Drum Band SK 17/2004, Dasar Aransement Musik, Teknik Dasar Alat Tiup, Teknik Dasar Perkusi, Teknik Dasar Display” dan pada hari terakhir kegiatan diisi dengan praktek langsung di lapangan komplek Arun, Minggu (28/2) dari pagi hingga petang hari oleh semua peserta.

“Telah dimuat di SKU haba Rakyat, Langsa-Aceh Indonesia, edisi 92 Minggu Keempat Maret 2010, hlm 1

About these ads